• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Di Forum PBB, JK Bicara Kemitraan, Inovasi dan Inklusif Atasi Ketimpangan

by Redaksi Asiatoday
September 28, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Di Forum PBB, JK Bicara  Kemitraan, Inovasi dan Inklusif Atasi Ketimpangan

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Wakil Presiden Jusuf Kalla berbicara tentang strategi Indoneaia di forum High Level Dialogue on Financing for Development yang diselenggarakan pada Sidang Majelis Umum PBB ke-74 pada tanggal 26 September 2019 yang menghadirkan berbagai Kepala Negara/Pemerintahan dunia bersama dengan para pimpinan perusahaan.

Pertemuan dilaksanakan untuk mendorong aksi kolektif komunitas internasional meningkatkan pendanaan untuk pembangunan, mencari solusi atas berbagai resiko terkait pembiayaan pembangunan, dan menghasilkan berbagai high-impact initiatives.

Dalam sesi diskusi, moderator menanyakan bagaimana Indonesia mengatasi kesenjangan pendanaan untuk pembangunan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Indonesia telah menerapkan sejumlah pendekatan untuk mengatasi kesenjangan pendanaan pembangunan melalui kemitraan pemerintah-swasta, pembentukan SDGs Financing Hub, dan pendanaan inovatif,” kata JK, dikutip dalam siaran pers, Sabtu (28/9/2019).

JK juga menyampaikan kemitraan antara pemerintah dan swasta sangat penting dalam pendanaan pembangunan. Setidaknya telah terdapat 19 sektor proyek kemitraan pemerintah-swasta. Selain itu, telah dikembangkan inovasi untuk danai pembangunan, seperti urun dana (crowd funding), zakat dan wakaf, serta dana filantrofis.

Wakil Tetap RI di New York, Dian Triansyah Djani, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah sendiri memiliki keterbatasan sehingga keberhasilan pembangunan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kemitraan seluruh pihak secara inklusif, sifatnya partisipatif dan berdampak bagi masyarakat.

High Level Dialogue on Financing for Development untuk pertama kalinya dilaksanakan sesuai dengan mandat dari Addis Ababa Action Agenda yang mendukung implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Jusuf KallaSidang Umum PBB
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.