• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Permintaan Batu bara Australia Meningkat di India, China dan Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
July 3, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PBB Desak Australia Hentikan Penggunaan Batubara

Aktivitas tambang Batubara di Australia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Permintaan batu bara Australia mengalami peningkatan di sejumlah negara.

Ekspor batu bara Australia diperkirakan meningkat setidaknya dalam tiga tahu ke depan. Hal itu didorong oleh potensi kenaikan permintaan di India dan Asia Tenggara.

Dalam laporan triwulanan terbaru dari Pemerintah Australia, pengiriman batu bara termal dan metalurgi yang masing-masing digunakan untuk pembangkit listrik dan pembuatan baja akan terus meningkat volumenya hingga setidaknya pada 2025.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Permintaan batu bara Australia oleh China juga mulai meningkat, setelah larangan informal dicabut pada awal tahun 2023, menurut laporan tersebut.

Australia pengekspor batu bara terbesar kedua di dunia telah lama dianggap lamban dalam masalah iklim.

Apalagi Pemerintah Australia di bawah kendali Partai Buruh melalui Perdana Menteri Anthony Albanese telah berusaha untuk mendefinisikan ulang negara tersebut sebagai kekuatan utama di sektor mineral dan energi bersih yang kritis, tetapi juga terus mendukung pertumbuhan sektor batu bara dan gas.

Ekspor batu bara termal, satu-satunya penyebab terbesar perubahan iklim, akan mengalami pertumbuhan volume terbesar, yakni naik 7,3 persen pada tahun ini. Sementara itu, ekspor batu bara metalurgi akan naik 2,6 persen.

Namun, nilai ekspor tersebut diproyeksikan akan turun tajam seiring turunnya harga batu bara.

Penjualan gas alam cair di luar negeri, bahan bakar fosil yang tidak terlalu berpolusi yang merupakan ekspor terbesar ketiga Australia, akan turun pada tahun yang berakhir Juni 2024, menurut laporan tersebut.

Ekspor komoditas yang digunakan dalam transisi energi, termasuk litium, tembaga, dan nikel, akan mengalami persentase pertumbuhan terbesar.

Ekspor litium akan meningkat antara 20 persen dan 30 persen untuk setiap tiga tahun fiskal berikutnya.

Secara keseluruhan, ekspor energi dan mineral Australia menghasilkan sekitar 460 miliar dolar Australia pada tahun fiskal 2022-2023 yang berakhir Jumat.

Capaian itu menjadi yang terbesar sepanjang sejarah berkat lonjakan harga komoditas yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina. Namun angka itu akan turun tajam di tahun-tahun mendatang, menurut laporan itu. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Industri Batu Bara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.