ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengingatkan kepada Presiden China Xi Jinping untuk berhati-hati setelah pertemuannya dengan Vladimir Putin dari Rusia.
Biden menegaskan hal itu karena Beijing bergantung pada investasi Barat.
“Saya berkata: Ini bukan ancaman. Ini adalah pengamatan,” kata Biden.
“Sejak Rusia masuk ke Ukraina, 600 perusahaan AS telah keluar dari Rusia. Dan Anda telah memberi tahu saya bahwa ekonomi Anda bergantung pada investasi dari Eropa dan Amerika Serikat. Dan berhati-hatilah. Hati-hati,” sambungnya.
Putin dan Xi mengadakan pembicaraan dua hari pada bulan Maret dengan kata-kata hangat persahabatan antara China dan Rusia dan kritik bersama terhadap Barat, tetapi tidak ada tanda-tanda terobosan diplomatik atas Ukraina.
Ada ketegangan dan pesimisme yang meningkat dalam hubungan AS-China atas masalah keamanan nasional, termasuk Taiwan, perang Rusia di Ukraina, meningkatnya larangan ekspor AS pada teknologi canggih, dan kebijakan industri yang dipimpin negara China.
Menteri Keuangan AS Janet Yellen melanjutkan kunjungan ke China pada hari Sabtu.
Ditanya apa tanggapan Xi, Biden mengatakan, “Dia mendengarkan, dan dia tidak…berdebat. Dan jika Anda perhatikan, dia belum sepenuhnya menyerang Rusia.” (Al Arabiya)
Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News
