• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp18 Triliun, Krakatau Steel Gandeng Baowu Group China Garap Industri Baja

by Redaksi Asiatoday
October 18, 2023
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi Rp18 Triliun, Krakatau Steel Gandeng Baowu Group China Garap Industri Baja

Upacara penandatanganan nota kesepahaman kerja sama reaktivasi fasilitas hulu iron and steel making (ISM) antara PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) bersama Baowu Group Zhongnan, China. Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia, PT Krakatau Steel Tbk, (KRAS) bersama BUMN China, Baowu Group Zhongnan telah menandatangani nota kesepahaman untuk mereaktivasi fasilitas hulu iron and steel making (ISM) guna memproduksi steel long product dengan investasi senilai US$ 1,2 miliar atau setara dengan Rp 18,8 triliun.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Purwono Widodo, menjelaskan bahwa kerja sama ini untuk pengembangan produk baja mulai dari tahap awal dengan memproduksi baja billet. Selain itu, pengembangan tahap akhirnya melibatkan rolling mill dalam bentuk wire rod mill.

“Pabrik baja dibangun dengan teknologi cerdas, otomatis, dan ramah lingkungan. Kami akan memperkenalkan teknologi dan peralatan baru untuk membentuk ekosistem baja yang berkembang pesat di Indonesia,” ujar Purwono dalam keterangannya dikutip, Selasa (17/10/23).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Adapun investasi yang diperlukan KRAS untuk membangun fasilitas berkapasitas produksi 2 juta ton baja per tahun mencapai US$ 1,2 miliar.

“Tahap pertama akan mencakup pembangunan pabrik dengan kapasitas 2 juta ton per tahun, yang nantinya dapat ditingkatkan menjadi 4 juta ton per tahun,” tambahnya.

Baowu Group Zhongnan, perusahaan baja milik negara (BUMN) China, yang memiliki kapasitas produksi 21 juta ton per tahun, terafiliasi dengan Baowu Group, perusahaan baja nomor satu dunia berkapasitas 132 juta ton per tahun.

Pada 30 November 2022, Krakatau Steel dan Baowu Group Zhongnan telah menandatangani perjanjian pendahuluan mengenai peluang kemitraan iron & steel making. Kesepakatan ini kemudian dipertegas dalam Indonesia China Business Forum di Beijing pada 16 Oktober 2023, yang disaksikan oleh Presiden Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menlu Retno Marsudi, Mendag Zulkifli Hasan, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Baowu Group ZhongnanIndustri BajaKerjasama Indonesia-ChinaKrakatu Steel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.