• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Tinggal di Pesisir Pantai Baik untuk Kesehatan Mental

by Redaksi Asiatoday
October 4, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tinggal di Pesisir Pantai Baik untuk Kesehatan Mental

ASIATODAY.ID, JAKARTA– Sebuah studi ilmiah mengungkapkan, mendiami atau tinggal di pesisir pantai (dekat laut) memiliki dampak positif bagi kesehatan mental, terlepas dari pendapatan mereka. Peneliti yang dilakukan oleh para ahli di University of Exeter ini menggunakan data survei dari 25.963 responden.

Setelah memperhitungkan faktor-faktor terkait lainnya, para ahli menemukan bahwa mereka yang tinggal kurang dari satu kilometer dari pantai memiliki kemungkinan 22% lebih kecil untuk mengalami gejala gangguan kesehatan mental dibandingkan mereka yang tinggal 50 km atau lebih.

“Mereka yang berasal dari rumah tangga berpendapatan rendah, kurang dari satu kilometer dari pantai, memiliki sekitar 40% kemungkinan memiliki gejala, dibandingkan dengan mereka yang memiliki jumlah yang sama yang tinggal lebih dari 50 km,” tulis laporan itu, dilansir dari laman Huffingtonpost, Jumat (4/10/2019)

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Diterbitkan di jurnal Health and Place, temuan ini menunjukkan peningkatan akses ke pantai itu sendiri adalah kunci untuk mengurangi kesenjangan kesehatan di kota-kota besar dan kecil di dekat laut.

Para peneliti mengatakan, temuan mereka menambah bukti bahwa lingkungan pesisir meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan.

“Penelitian kami menunjukkan, untuk pertama kalinya, bahwa orang-orang yang memiliki pendapatan sedikit yang tinggal di dekat pantai mengalami lebih sedikit gejala gangguan kesehatan mental,” kata Ketua penelitian ini, Jo Garrett.

“Kita perlu membantu pembuat kebijakan memahami bagaimana memaksimalkan manfaat kesejahteraan ruang ‘biru’ di kota-kota dan memastikan bahwa akses adil dan inklusif untuk semua orang, sementara tidak merusak lingkungan pesisir kita yang rapuh,” kata Dr Mathew White, psikolog lingkungan di University of Exeter. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekosistem Pesisir dan LautLautPesisir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.