• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Serukan Negara GNB Tegakkan Prinsip Multilateralisme

by Redaksi Asiatoday
October 24, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Serukan Negara GNB Tegakkan Prinsip Multilateralisme

ASIATODAY.ID, BAKU – Indonesia mendorong pentingnya penerapan prinsip multilateralisme oleh negara-negara anggota Gerakan Non-Blok (GNB).

Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan, Husnan Bey Fananie mengungkapkan hal itu pada Pertemuan Tingkat Menteri GNB yang dilaksanakan pada 23 dan 24 Oktober 2019, di Baku, Azerbaijan. Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 46 negara anggota GNB.

“Negara-negara GNB harus bersatu untuk mencari solusi atas isu-isu global,” terang Dubes Husnan dikutip dari keterangan tertulis KBRI Baku, yang diterima Kamis (24/10/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Di sisi lain, negara anggota GNB juga perlu di ingatkan kembali pentingnya Dasa Sila Bandung, agar GNB tetap satu suara dalam menyikapi dinamika global dan tidak mudah dipengaruhi oleh kekuatan kekuatan eksternal,” paparnya.

Indonesia Serukan Negara GNB Tegakkan Prinsip Multilateralisme 1

Menurut Dubes Husnan, di tengah menurunnya norma-norma multilateralisme, mayoritas negara anggota GNB secara tegas menolak unilateralisme. Karena itu, GNB harus mengutamakan Dasa Sila Bandung, sebagai prinsip dasar.

Dalam kesempatan itu, Indonesia juga meminta negara anggota GNB untuk membantu Palestina.

“Indonesia meminta negara anggota GNB untuk membantu Palestina melalui peningkatan perdagangan dan program program pengembangan kapasitas dalam tata kelola pemerintahan,” serunya.

Pada sesi pembukaan, Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza telah serah terima keketuaan GNB kepada Menlu Azerbaijan, Elmar Mammadyarov.

Dalam sambutan pembukanya, Mammadyarov mengatakan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara berdaulat. Sementara itu, berbagai isu dibahas dalam kegiatan ini, seperti perdamaian dan keamanan internasional, perubahan iklim dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Gerakan Non BlokKemenlu RI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.