• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

IMF Proyeksi 2020 Ekonomi Tiongkok Dibawah 6 Persen

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IMF Proyeksi 2020 Ekonomi Tiongkok Dibawah 6 Persen

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dapat terkoreksi lebih lanjut pada 2020, sejalan dengan adanya katalis negatif seperti perang dagang. Kondisi itu terjadi meski ekonomi global kemungkinan meningkat.

Dalam laporan World Economic Outlook, IMF mengatakan ekonomi Tiongkok hanya tumbuh 5,8 persen pada 2020 atau lebih lambat dari perkiraan 6,1 persen untuk 2019. Sedangkan ekonomi Tiongkok tumbuh 6,6 persen pada tahun lalu. Tentu perlambatan ini patut diwaspadai agar tidak memberikan efek negatif.

“Ekonomi Tiongkok melambat, yang telah melanjutkan tren pelambatan sebelumnya, yang dimulai beberapa tahun lalu,” kata Wakil Direktur Pelaksana IMF Tao Zhang, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (26/10/2019).

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

“Dalam beberapa tahun terakhir, apa yang terjadi di dunia kami memiliki ketegangan perdagangan, kami memiliki kekuatan geopolitik lainnya, dan kami memiliki semua ketidakpastian di seluruh dunia. Ini menambah tekanan penurunan lebih lanjut pada ekonomi Tiongkok,” tambahnya.

Namun, Zhang mengatakan tingkat pertumbuhan seperti itu masuk akal mengingat Tiongkok sedang merestrukturisasi ekonominya untuk berkembang secara lebih berkelanjutan. Itu berarti lebih sedikit mengandalkan utang untuk mendorong pertumbuhan, dan lebih fokus pada konsumsi domestik.

“Transisi semacam itu akan diterjemahkan menjadi pertumbuhan kualitas Tiongkok yang lebih lambat tetapi lebih baik,” kata Zhang.

Sebelumnya, Tiongkok mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga 2019 sebesar 6,0 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya atau secara year on year (yoy). Sementara analis yang disurvei memperkirakan PDB Tiongkok di kuartal ketiga tahun ini tumbuh 6,1 persen (yoy).

Pada kuartal kedua 2019, ekonomi Tiongkok tumbuh 6,2 persen secara yoy atau tingkat terlemah setidaknya dalam 27 tahun. Kondisi itu terjadi karena perang perdagangan yang sedang berkecamuk dengan Amerika Serikat (AS). Sejauh ini, perang dagang tersebut masih terus berlarut-larut dan belum ada tanda-tanda berhenti.

“PDB Tiongkok telah turun tajam sejak kuartal pertama 2018, hanya tumbuh 6,8 persen karena pengetatan kredit dan perselisihan perdagangan dengan AS,” kata Kepala Ekonomi dan Strategi Departemen Keuangan Asia dan Oceania Mizuho Bank Vishnu Varathan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekonomi ChinaIMFPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.