• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jaga Kedaulatan, Presiden Iran Serukan Negara-negara Islam Bersatu

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jaga Kedaulatan, Presiden Iran Serukan Negara-negara Islam Bersatu

Presiden Iran, Hassan Rouhani. ist

ASIATODAY.ID, BAKU – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan jika semua negara Islam bersatu, maka tidak ada satu negara pun — termasuk Amerika Serikat — yang dapat mengganggu kedaulatan mereka.

Kepada Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, Rouhani mengatakan bahw masalah yang menjerat wilayah Timur Tengah berasal dari intervensi negara-negara asing.

Pernyataan Rouhani disampaikan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (NAM) di ibu kota Azerbaijan, Baku.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Selain soal persatuan negara-negara Islam, Rouhani juga membahas mengenai agresi Arab Saudi di Yaman dan pengaruhnya terhadap hubungan antarnegara di kawasan.

“Iran terus berusaha melakukan segala cara untuk menyelesaikan masalah yang menyebabkan perpecahan di kawasan,” kata Rouhani, dilansir dari laman IFP News, Sabtu (26/10/2019).

Rouhani juga membahas mengenai nasib pengungsi etnis minoritas Muslim Rohingya di Bangladesh. Ia menegaskan Iran siap membantu menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami tertarik meningkatkan hubungan Teheran-Dhaka di level bilateral, regional dan internasional,” tutur Rouhani.

PM Hasina merespons tawaran Rouhani, dan mengekspresikan kesiapannya untuk meningkatkan hubungan dalam berbagai bidang dengan Iran. Mengenai negara Islam, PM Hasina sepakat dengan komentar Rouhani, bahwa persatuan dapat membuat negara-negara mayoritas berpenduduk Muslim menjadi kekuatan global.

Ia juga membahas mengenai sanksi ekonomi yang telah dijatuhkan AS kepada Iran. Menurutnya, sanksi bukanlah langkah yang dapat menyelesaikan masalah.

Bagi PM Hasina, kebijakan luar negeri terbaik adalah “bersahabat dengan semua orang, dan tidak bermusuhan dengan siapapun.”

Mengenai Rohingya, PM Hasina mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Myanmar mengenai langkah-langkah yang dibutuhkan untuk repatriasi. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Hassan RouhaniIndonesia-Negara TelukIranKerjasama Indonesia - IranNegara-negara Islam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.