• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Para Ilmuwan Kembali Peringatkan Ancaman Terjadinya Krisis Iklim Global

by Redaksi Asiatoday
November 17, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Para Ilmuwan Kembali Peringatkan Ancaman Terjadinya Krisis Iklim Global

Bencana Kekeringan akibat krisis air. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sedikitnya 11.000 ilmuwan dari seluruh dunia kembali memperingatkan bahaya dan anaman krisis iklim global. Warning itu dituangkan dalam naskah ilmiah yang diterbitkan di Jurnal BioScience, awal November 2019.

Para ilmuwan menyatakan, mereka memiliki kewajiban moral untuk mengabarkan hal yang sebenarnya terjadi.

Dalam naskah berjudul “World Scientists’ Warning of a Climate Emergency”, para ilmuwan kembali menjabarkan bukti-bukti perubahan beserta ancaman kerusakan akibat krisis iklim.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

“Sangat jelas dan tak terbantahkan, dunia saat ini menghadapi kedaruratan akibat (krisis) iklim,” tulis mereka, sebagai dikutip Minggu (17/11/2019).

Tepat 40 tahun yang lampau, ilmuwan dari 50 negara bertemu di Konferensi Perubahan Iklim atau World Climate Conference pertama di Jenewa, Swiss pada tahun 1979. Mereka sepakat bahwa tren perubahan iklim akan terus memburuk mengharuskan mereka untuk beraksi atasi krisis iklim.

Sejak saat itu mereka terus memperingatkan dunia terhadap ancaman krisis iklim. Seperti yang mereka lakukan di Pertemuan Rio atau Rio Summit pada 1992, Protokol Kyoto pada 1997, Kesepakatan Paris di 2015 beserta banyak peringatan yang lain yang menyoroti lemahnya aksi dunia dalam mengatasi perubahan iklim (Ripple et al. 2017).

Dan dunia seakan tuli, tak mau mendengar peringatan tersebut. Emisi gas rumah kaca terus naik dengan cepat. Bencana dan kerusakan terus mengikuti. Dunia perlu berupaya sangat keras guna mencegah penderitaan yang luar biasa (untold suffering) yang akan terjadi akibat krisis iklim (IPCC 2018).

Kebanyakan diskusi mengenai perubahan iklim masih melulu soal suhu permukaan bumi dan belum menyentuh ancaman dan bahaya aktivitas manusia yang memicu kerusakan lingkungan dan krisis iklim (Briggs et al. 2015).

“Untuk itu kami sertakan tanda-tanda penting perubahan iklim dalam 40 tahun terakhir di laporan ini. Kami hanya menyajikan data-data yang relevan, yang jelas, mudah dipahami, yang secara sistematis kami kumpulkan dan perbaharui per tahun dalam 5 tahun terakhir,” tulis mereka dalam laporan tersebut.

Komunitas ilmiah sudah kembali menegaskan akan bahaya krisis iklim. Solusi dan rencana aksi sudah dipaparkan oleh para pihak. Yang diperlukan adalah komitmen yang luar biasa besar dari negara-negara dunia untuk melaksanakan aksi mitigasi dan adaptasi atasi krisis iklim. Hal tersebut terjadi di tengah ancaman Amerika Serikat – satu-satunya negara adidaya yang akan mundur dari Kesepakatan Paris. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyKrisis IklimPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.