• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

TubanPetro dan Pertamina Sepakati Perjanjian Penjualan Saham

by Redaksi Asiatoday
November 26, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
TubanPetro dan Pertamina Sepakati Perjanjian Penjualan Saham

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) memasuki fase baru dengan rencana pembelian saham perseroan oleh PT Pertamina (Persero).

Setelah proses konversi utang berjalan lancar, perusahaan akan menerbitkan saham baru sejumlah 190.372 saham Seri B yang seluruhnya akan diambil oleh PT Pertamina selaku strategic partner.

Untuk itu TubanPetro telah menandatangani Perjanjian Pembelian Saham dengan Pertamina pada 18 November 2019.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Penandatanganan perjanjian tersebut merupakan langkah awal yang akan ditindaklajuti dengan pemenuhan prasyarat yang harus dilakukan oleh masing-masing pihak. Jika transaksi tersebut berjalan, maka Pertamina akan menguasai 51 persen saham TubanPetro.

Dana yang akan masuk ke dalam perseroan akan digunakan untuk pengembangan bisnis TubanPetro melalui anak-anak usahanya dalam rangka mendukung pembangunan petrokimia dalam negeri yang akan memberikan keuntungan kepada masyarakat dan negara.

“Nantinya, dana yang didapat akan digunakan untuk pengembangan Grup TubanPetro, antara lain untuk kegiatan investasi pada proyek pengembangan di anak-anak usaha, dana talangan untuk perbaikan struktur modal anak usaha, serta mendukung modal kerja anak usaha,” terang Direktur Utama TubanPetro Sukriyanto, melalui keterangan tertulisnya Selasa (26/11/2019) .

Dengan rights issue ini, TubanPetro diklaim memiliki struktur modal yang sehat dan kuat sehingga dapat segera mengeksekusi sejumlah rencana bisnis untuk menghasilkan berbagai produk petrokimia dalam rangka memenuhi kebutuhan petrokimia dalam negeri.

Menurut Sukriyanto, pembelian 51 persen saham TubanPetro oleh strategic partner akan menjadi faktor pendorong bagi pengembangan Grup TubanPetro yang diharapkan dapat menjadi pemain utama dalam industri petrokimia nasional.

Sukriyanto melanjutkan, saat ini telah dilakukan peningkatan kapasitas produksi polypropylene pada salah satu anak usaha TubanPetro, yakni PT Polytama Propindo (Polytama). Pabrik Polytama yang sebelumnya memproduksi 240.000 metrik ton per tahun, kini dapat memproduksi 300.000 metrik ton per tahun.

Ke depan, akan dibangun pula pabrik penghasil polypropylene kedua yang menggandakan kapasitas produksi saat ini, mengingat permintaan domestik atas polypropylene yang masih sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari jumlah impor polypropylene yang mencapai sekitar 60% dari total kebutuhan.

Untuk pengembangan jangka menengah, TubanPetro melalui anak usaha PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) akan melanjutkan pembangunan komplek olefin dan polyolefin di kawasan kilang TPPI di Tuban, Jawa Timur. Dengan pembangunan tersebut maka TPPI akan menjadi komplek petrokimia yang terintegrasi menghasilkan produk-produk aromatik dan olefin.

Pengembangan industri petrokimia nasional melalui TubanPetro ini didukung penuh oleh Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang secara aktif mendorong segera terlaksananya optimalisasi pemanfaatan aset-aset di bawah Grup TubanPetro. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: PertaminaTuban Petrochemical
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.