• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pekalongan Target Ekspor UMKM hingga Rp264 Miliar

by Redaksi Asiatoday
December 7, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pekalongan Target Ekspor UMKM hingga Rp264 Miliar

ASIATODAY.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah berupaya mengejar target ekspor produk UMKM mencapai US$18,88 juta atau sekitar Rp264,32 miliar sampai dengan akhir 2019.

Untuk mencapai itu, pemerintah daerah setempat aktif memacu para pelaku UMKM sekaligus eksportir melalui pendampingan dan pelatihan, mulai dari pelaku usaha batik, kerajinan dan olahan ikan.

“Kami berharap target Pemerintah Kota Pekalongan Tahun 2019 untuk nilai ekspor sebesar US$18,88 juta, bisa tercapai,” terang Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan Bambang Nurdiyatman dalam keterangan resmi, Sabtu (7/12/2019).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Berdasarkan data Dindagkop-UKM, per September 2019 ada 21 pelaku eksportir di Kota Pekalongan dengan capaian nilai ekspor US$15,98 juta. Mayoritas eksportir merupakan komoditas tekstil yang diekspor ke negara Korea Selatan, India, Vietnam, China, Singapura, dan Bangladesh.

Selain itu, pelaku UMKM sarung baik sarung palekat maupun sarung batik Pekalongan diekspor ke Malaysia, Thailand, Singapore, Dubai, Hongkong, India, Cina, Arab Saudi.

“Di samping itu, ada berbagai kerajinan tangan, kain batik, tembaga batik, dan hasil olahan ikan juga sudah banyak,” ujarnya.

Walikota Pekalongan Saelany Machfudz, menyampaikan bahwa dalam kegiatan pelatihan yang ditindaklanjuti dengan pembinaan calon eksportir ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pelaku usaha di Kota Pekalongan dalam menghadapi persaingan global.

Oleh karena itu, perlu adanya kesiapan pelaku usaha di daerah untuk mengembangkan produknya ke negara lain atau melakukan ekspor.

“Para eksportir harus kita pacu walaupun kondisi perekonomian global ini masih gonjang ganjing. Kita buktikan kita mampu menampilkan produk-produk yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Saelany menyambut baik upaya pendampingan bagi calon eksportir ini agar menjadi bekal ilmu peserta dalam memasuki dunia ekspor secara global. Pasalnya, terdapat banyak syarat yang dipenuhi agar produk mereka dapat diterima di mancanegara. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekspor IndonesiaJawa TengahUMKM
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.