• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Masih Wacana Mobil Listrik, Kanada Sudah Luncurkan Pesawat Listrik Pertama di Dunia

by Redaksi Asiatoday
December 11, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Masih Wacana Mobil Listrik, Kanada Sudah Luncurkan Pesawat Listrik Pertama di Dunia

ASIATODAY.ID, VANCOUVER – Ditengah rencana Indonesia membangun industri mobil listrik, sebuah inovasi elektrik datang dari Kanada.

Pertama kali di dunia, pesawat listrik komersil melakukan uji coba penerbangan perdana di Kanada. Pesawat itu lepas landas dari kota Vancouver pada Selasa 10 Desember 2019.

“Ini membuktikan bahwa penerbangan komersil yang keseluruhannya bergerak dengan listrik dapat berjalan dengan baik,” ujar Roei Ganzarski, kepala eksekutif perusahaan teknik Magnix.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Magnix mendesain mesin pesawat listrik tersebut, dan bekerja sama dengan Harbour Air. Harbour air adalah maskapai yang rata-rata membawa setengah juta penumpang per tahun dengan rute penerbangan dari Vancouver ke beberapa resort atau pulau wisata.

Ganzarski mengatakan pesawat yang sepenuhnya digerakkan tenaga listrik ini dapat menghemat biaya operasional maskapai secara signifikan. Selain itu, pesawat listrik juga sama sekali tidak mengeluarkan emisi berbahaya.

“Pesawat ini adalah awal dari era penerbangan elektrik,” jelas Ganzarski, dikutip dari AFP, Rabu (11/12/2019).

Penerbangan sipil adalah salah satu kontributor emisi karbon yang memperparah pemanasan global. Sejumlah pihak berusaha membuat teknologi penerbangan yang lebih ramah lingkungan, namun belum menghasilkan terobosan berarti.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) selama ini mendorong penggunaan mesin pesawat dengan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya itu, ICAO juga mendorong semua maskapai untuk memiliki pesawat dengan material yang lebih ringin dan mengoptimalkan pemilihan rute penerbangan.

Diterbangkan pilot Greg McDougall, pesawat listrik DHC-2 de Havilland Beaver dilengkapi dengan motor elektrik. Pesawat kecil ini memiliki daya tampung enam penumpang.

McDouggal adalah pendiri dan kepala eksekutif Harbour Air.

“Bagi saya, penerbangan tadi seperti membawa pesawat amfibi, tapi yang digerakkan dengan tenaga listrik,” sebut McDougall, pendiri dan kepala eksekutif Harbour Air.

McDougall menerbangkan pesawat listrik itu mengelilingi Sungai Fraser di dekat Bandara Internasional Vancouver di hadapan sekitar 100 orang, tak lama usai matahari terbit. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Industri Mobil ListrikIndustri Mobil TerbangIndustri PesawatMobil ListrikPesawat Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.