• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Instabilitas Global Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 12, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Instabilitas Global Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ekonom Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Felianti, memandang instabilitas ekonomi global masih menjadi tantangan dan faktor penghambat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berbicara dalam diskusi “Economic and Political Outlook 2020” yang digelar lembaga riset SIGMAPHI di Jakarta, Kamis (12/12), Talisa menegaskan, instabilitas global itu juga yang membuat beberapa lembaga internasional memproyeksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 tidak akan sampai level 5 persen.

Talisa mencontohkan prediksi JP Morgan yang memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 sebesar 4,9 persen. Bahkan, Moody,s memprediksi pertumbuhan RI pada 2020 hanya 4,7 persen.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“IMF dan World Bank juga merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi global beberapa kali,” kata Telisa melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/12/2019).

Kendati demikian, Menurut Telisa masih ada peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 bisa di atas 5 persen sesuai prediksi lembaga riset SIGMAPHI. Dia menyampaikan beberapa rekomendasi sebagai upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan.

“Optimalisasi sektor ekonomi digital, perkuat UMKM, peningkatan SDM dan rencana kebijakan Omnibus Law dan super deductive tax menjadi aspek penting memanfaatkan pembangunan yang sudah dilakukan,” papar Telisa.

Dia menjelaskan bahwa peningkatan SDM diharapkan mampu mengoptimalisasi bonus demografi dan menciptakan generasi pekerja yang bermoral, dinamis, dan menguasai IPTEK. Peningkatan SDM harus diikuti dengan optimalisasi kerjasama dengan sektor industri.

Selain itu, permasalahan regulasi diharapkan dapat terselesaikan dengan adanya rencana kebijakan Omnimbus Law yang menyasar UU Perpajakan, cipta lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM. Ada sebanyak 74 undang-undang yang teridentifikasi menghambat investasi.

Dalam acara tersebut, SIGMAPHI memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2020 tumbuh 5,03 persen. Proyeksi ini semakin memperpanjang capaian Indonesia yang hanya mampu dan terjebak dalam pertumbuhan ekonomi 5 persen.

Muhammad Islam, Direktur SIGMAPHI, juga menyebutkan, Indonesia hanya mampu tumbuh pada angka 5 persen akibat pengaruh ketidakpastian global seperti perang dagang dan dinamika geopolitik global.

“Indonesia hanya akan tumbuh 5,04% di tahun 2019 dan akan mengalami perlambatan di tahun 2020 yang menjadi 5,03 persen. Ini semua memperhitungkan kondisi eksternal yang belum stabil,” tandas Islam. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Perang Dagang Amerika-ChinaPertumbuhan EkonomiResesi GlobalSIGMAPHI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.