• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

138 Negara Sudah Menikmati Produk Perikanan Indonesia

by Redaksi Asiatoday
July 21, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Komitmen Jaga Kualitas Tuna yang Diekspor di Pasar Global

Ikan Tuna Indonesia yang diekspor di pasar global. Dok KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Produk perikanan Indonesia semakin mendunia.

Pasalnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengantar produk perikanan Indonesia sampai ke-138 negara di seluruh dunia selama semester I 2022.

Terobosan tercapai berkat strategi penguatan jaminan mutu dan keamanan produk perikanan melalui penerbitan health certificate (HC) yang gencar dilakukan KKP.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Produk perikanan kita sudah bisa diterima di 138 negara dari target 132. Ini harus dipertahankan, agar jangan sampai ini hilang gara-gara penjaminan kesehatan, penjaminan atas mutu yang tidak baik,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Hari Maryadi saat memaparkan capaian kinerja KKP Semester I tahun 2022 di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Sebagai petugas quality assurance, pihaknya telah menerbitkan 72.760 HC pada semestar I 2022 yang sangat penting guna menjamin produk perikanan Indonesia aman dan bermutu. Sedangkan jumlah produk yang diekspor sebanyak 589,81 ribu ton.

Hari menerangkan, kegiatan ekspor produk perikanan pada semester I memberikan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp29,37 miliar. Sepuluh negara tujuan utama ekspor adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Italia dan Hongkong.

Hari memaparkan, saat ini sudah 2.022 unit pengolah ikan (UPI) yang terdaftar di sejumlah negara mitra di seluruh dunia. Hal tersebut membuat peluang produk perikanan Indonesia masuk ke pasar ekspor semakin besar, baik dari sisi volume maupun nilai.

Sementara di sisi pengawasan perlintasan, BKIPM melakukan penanganan 40 pelanggaran karantina dan keamanan hayati ikan di seluruh Indonesia.

Hasilnya, nilai sumber daya perikanan yang diselamatkan mencapai Rp49,1 miliar. Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama Polri, Bea Cukai, TNI hingga Avsec Angkasa Pura.

“Sinergi dan kerjasama pengawasan berlangsung cukup baik, dan sangat solid. Selain itu di internal kita juga meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi digital. Mudah-mudahan di semester dua kinerja bisa lebih ditingkatkan,” pungkasnya. (ATN)

Tags: Ekspor Perikanan IndonesiaIndustri Perikanan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.