• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

2 Warga Indonesia Jadi Korban Anti-Asia di Philadelphia, Pemerintah Layangkan Protes

by Redaksi Asiatoday
March 27, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Tegaskan Tak akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Retno Marsudi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kejahatan terhadap rasis Asia di Amerika Serikat (AS) makin menggila. Kali ini, 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi korban.

Pasalnya, 2 WNI mengalami penyerangan dari sekelompok orang di Philadelphia, Amerika Serikat.

Atas aksi penyerangan itu, Pemerintah Indonesia melalui Konsulat Jenderal RI (KJRI) di New York, Amerika Serikat, telah menyampaikan keprihatinannya dan protes.

RelatedPosts

Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount

Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

“KJRI New York sudah melakukan komunikasi dengan Kantor Wali Kota Philadelphia sambil tentunya hormati privacy act,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melalui pesan singkat diterima di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Sejauh ini Kepolisian Philadelphia sedang menyelidiki rekaman dari closed-circuit television (CCTV) atas aksi penyerangan terhadap dua WNI itu.

Terkait perkembangan situasi di AS saat ini kata Menlu Retno, seluruh perwakilan Indonesia sudah dan akan terus-menerus mengeluarkan imbauan kepada WNI di AS untuk bersikap waspada dan hati-hati. Jika mengalami insiden, para WNI juga diminta segera melaporkan ke aparat keamanan setempat atau pusat kontak perwakilan RI.

“Perwakilan RI juga terus melakukan komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat dan mahasiswa Indonesia di AS,” ujarnya.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemenlu Ngurah Swajaya juga telah berbicara langsung dengan Duta Besar Sung Kim sebagai Acting Assistant Secretary for East Asia and Pacific Kementerian Luar Negeri AS untuk meminta perhatian, perlindungan dan keselamatan bagi WNI di AS.

“Duta Besar Kim menegaskan penegak hukum di AS baik federal maupun lokal akan terus berusaha menangani kasus tersebut dan kasus lain serupa,” ujarnya.

Dua remaja Indonesia dilaporkan mendapat serangan fisik berupa tamparan dan pukulan di stasiun kereta di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Minggu (21/3/2021).

Saat sedang menunggu kereta, dua remaja WNI itu diserang empat orang tak dikenal. Mereka juga dirundung oleh para pelaku. Serangan terhadap WNI itu terjadi di tengah maraknya serangan anti-Asia di Negeri Paman Sam dalam beberapa waktu terakhir. (ATN)

Tags: StopAsianHate
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount
  • Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal
  • Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting
  • ASEAN, Australia Deepen Strategic Partnership with High-Level Dialogue on Indo-Pacific Future
  • Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.