• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Black Box Sriwijaya Air Belum Ditemukan, Penyebab Kecelakaan Masih Misteri

by Redaksi Asiatoday
January 12, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Gandeng AS Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Upaya pencarian pesawat dan para penumpang Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Hingga kini, penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih misteri. Upaya pencarian black box (Kotak Hitam) pesawat masih terus berlanjut di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyatakan, untuk memaksimalkan pencarian black box Sriwijaya Air, rencananya kapal Baruna Jaya 4 akan dikerahkan pada Selasa (12/1/2021) besok.

Adapun titik lokasinya telah dipetakan oleh tim Basarnas dan KNKT.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Mulai besok kami akan mulai memfokuskan pada pengambilan black box Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang titiknya sendiri sudah diketahui dan kita petakan. Kami akan kerahkan Kapal Baruna Jaya 4 dimana ada beberapa alat tambahan yang kemungkinan bisa untuk segera menemukan kotak hitam itu,” jelas Soerjanto.

Menurut Soerjanto, penemuan black box Sriwijaya Air penting untuk bisa mengungkap penyebab pasti terjadinya kecelakaan pesawat dengan tujuan Jakarta – Pontianak itu.

“Penemuan black box ini penting karena jadi kunci inevstigasi yang sedang kita lakukan. Black box itu sangat vital karena berisi data-data penting penerbangan Sriwijaya SJ-182 yang jatuh tersebut. Kami mohon doanya,” tandasnya.

Posisi Black Box Berubah-ubah 

Sementara itu, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya Bagus Puruhito menyebutkan posisi black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang berisikan flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR) yang sebelumnya sudah dipetakan titiknya telah berubah karena arus bawah perairan Kepulauan Seribu.

“Posisi black box di dasar laut kemungkinan bergeser dan tidak akan selalu ada di situ. Apalagi kemarin hujan deras di perairan Kepulauan Seribu,” ujar Bagus Puruhito, Senin (11/1/2021) malam di dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut dia, perihal penyelaman untuk mengetahui posisi black box bukanlah hal yang mudah, karena posisinya bisa saja berubah dari waktu ke waktu karena arus bawah permukaan di perairan Kepulauan Seribu.

“Operasi SAR gabungan hari ini secara total telah menghasilkan sebagai berikut. Sebelumnya saya menyebutkan ada 18 kantong jenazah tubuh korban penumpang. Hari ini kita mendapatkan 27 kantong jenazah. Jadi total sejak awal pencarian hingga hari ini sudah 45 kantong jenazah,” tambah Bagus Puruhito.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ada bagian pesawat potongan kecil yang ditemukan hari ini ada 5 kantong, sehingga total menjadi 15 kantong. Kemudian potongan besar ada 5 yang ditemukan hari ini, jadi total ada 22 kantong serpihan pesawat besar yang sudah ditemukan.

“Rencana operasi SAR besok fokus mengevakuasi korban dan diikuti material lainnya serta dengan area yang diperluas. Penyelaman di bawah permukaan, di bawah sonar. Malam ini masih akan merapat satu kapal sea rider dari Basarnas yang kemungkinan membawa banyak temuan. Nanti akan saya sampaikan lagi kalau hasilnya signifikan,” tandas Bagus Puruhito. (ATN)

Tags: Black BoxKecelakaan PesawatSriwijaya Air
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.