• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Biden Umumkan Serangkaian Kebijakan Respons Kekerasan Anti-Asia di AS

by Redaksi Asiatoday
March 31, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Biden Undang Putin dan Xi Jinping di KTT Iklim Global

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Dok Potus

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Selasa (30/3) mengumumkan serangkaian kebijakan untuk merespon peningkatan kasus kekerasan anti-Asia di negeri Paman Sam.

Seperti dilaporkan Reuters, kebijakan itu termasuk menggelontorkan USD49,5 juta atau setara Rp716 miliar dari dana bantuan Covid-19 untuk program komunitas AS yang membantu para korban.

Pejabat Gedung Putih menyatakan Departemen Kehakiman juga fokus pada meningkatnya jumlah kejahatan rasial yang menargetkan orang Asia-Amerika.

RelatedPosts

Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

“Kami tidak bisa diam menghadapi meningkatnya kekerasan terhadap orang Asia-Amerika. Serangan-serangan ini salah, tidak Amerika, dan harus dihentikan,” tulis Biden di Twitter.

Tindakan itu diambil setelah penembakan di Atlanta awal bulan ini menewaskan delapan orang, enam orang di antaranya wanita Asia-Amerika.

Penembakan itu memicu ketakutan di antara mereka yang berada di komunitas Asia-Amerika Kepulauan Pasifik, yang telah melaporkan lonjakan kejahatan rasial sejak Maret 2020 ketika Presiden Donald Trump mulai menyebut virus corona baru sebagai “virus China”.

Langkah-langkah baru Biden termasuk dana bantuan pandemi sebesar USD49,5 juta untuk “layanan dan program berbasis komunitas dan budaya khusus bagi para penyintas kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual”. Dana juga dialokasikan untuk satuan tugas baru yang didedikasikan untuk melawan xenofobia terhadap orang Asia dalam perawatan kesehatan.

Departemen Kehakiman juga merencanakan upaya baru untuk menegakkan undang-undang kejahatan rasial dan melaporkan data tentang kejahatan rasial, kata pernyataan itu. (ATN)

Tags: StopAsianHate
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal
  • Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting
  • ASEAN, Australia Deepen Strategic Partnership with High-Level Dialogue on Indo-Pacific Future
  • Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia
  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.