• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

5 Negara Mulai Bertugas Sebagai Anggota Baru Dewan Keamanan PBB

by Redaksi Asiatoday
January 4, 2023
in Diplomat Corner
Reading Time: 1 min read
A A
0
5 Negara Mulai Bertugas Sebagai Anggota Baru Dewan Keamanan PBB

Perwakilan tetap Kazakhstan Akan Rakhmetullin (ketiga dari kiri) dan perwakilan tetap dari lima anggota baru Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghadiri upacara pemasangan bendera di markas besar PBB di New York pada 3 Januari 2023. Foto Xinhua

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Lima negara, yakni Ekuador, Jepang, Malta, Mozambik, dan Swiss, pada Selasa (3/1/2023) mulai bertugas sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Masa tugas mereka selama dua tahun resmi dimulai pada 1 Januari, tetapi hari kerja pertama DK PBB untuk tahun 2023 pascaliburan Tahun Baru jatuh pada Selasa.

Upacara pemasangan bendera digelar untuk menandai dimulainya tanggung jawab mereka. Upacara tersebut diprakarsai oleh Kazakhstan pada 2018.

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

Perwakilan Tetap Kazakhstan untuk PBB Akan Rakhmetullin, yang memimpin upacara tersebut, menyuarakan keyakinannya bahwa lima anggota DK PBB yang baru itu akan membawa pendalaman dan fokus pada isu-isu mendesak terkait perdamaian dan keamanan global.

“Memasuki tahun yang baru, terlihat jelas bahwa situasi global terus diwarnai dengan berbagai tantangan dan krisis, mulai dari konflik dan bencana kemanusiaan yang tengah berlangsung hingga dampak negatif dari perubahan iklim dan pandemi,” kata Rakhmetullin, dikutip Xinhua.

Mengatasi berbagai isu akut ini membutuhkan kerja sama dan solidaritas serta komitmen dari semua negara anggota PBB, ujarnya.

Perwakilan tetap dari lima anggota baru DK PBB itu menyampaikan pidato singkat sebelum mereka memasang bendera nasional masing-masing di luar Aula Dewan Keamanan.

Kelima negara tersebut menggantikan India, Irlandia, Kenya, Meksiko, dan Norwegia.

DK PBB yang beranggotakan 15 negara itu memiliki lima anggota tetap, yakni Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat, serta 10 anggota tidak tetap yang dipilih untuk menjalani masa tugas dua tahun oleh Majelis Umum PBB. Lima anggota tidak tetap diganti setiap tahunnya.

Albania, Brasil, Gabon, Ghana, dan Uni Emirat Arab juga sedang menjalani masa tugas selama dua tahun sebagai anggota tidak tetap. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Dewan Keamanan PBBUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.