• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

9 Tewas Dalam Aksi Demonstrasi Menentang UU Kewarganegaraan di India

by Redaksi Asiatoday
December 21, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
9 Tewas Dalam Aksi Demonstrasi Menentang UU Kewarganegaraan di India

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Aksi demonstrasi menentang Undang-Undang (UU) Kewarganegaraan yang dinilai diskriminatif terhadap umat muslim di India terus meluas dan menelan 9 korban jiwa.

Dua orang tewas akibat luka-luka yang diderita dalam protes keras di kota Mangalore, India selatan kemarin, menurut pejabat rumah sakit.

“Korban tewas berusia 23 dan 49 tahun. Mereka tewas dalam penembakan polisi saat aksi protes,” kata Qadir Shah, seorang juru bicara untuk wakil komisioner Mangalore seperti dikutip Aljazeera Jumat (20/12/2019).

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Dia menambahkan bahwa pihak berwenang telah memberlakukan jam malam di beberapa daerah. Sedangkan, empat orang lainnya dirawat di sebuah rumah sakit di Mangalore “dengan luka-luka akibat kerusuhan”, kata seorang petugas medis distrk.

Shah mengatakan polisi menembakkan senjata mereka setelah sekitar 200 demonstran menolak untuk menghentikan kegiatan pawai mereka.

“Mereka berpawai menuju daerah tersibuk di Mangalaru. Kemudian gas air mata ditembakkan. Ketika para demonstran masih tidak berhenti, polisi melepaskan tembakan setelah itu,” katanya.

Satu orang lainnya dibawa ke pusat trauma di ibu kota negara bagian Uttar Pradesh, Lucknow dengan luka tembak. Akan tetapi, dia meninggal segera setelah itu, ujar satu sumber rumah sakit. Sedangkan setidaknya tiga orang lainnya terluka.

Para pengunjuk rasa melemparkan batu dan bentrok dengan polisi serta membakar kendaraan di Lucknow, tempat larangan pertemuan lebih dari lima orang diberlakukan.

Ratusan demonstran ditahan pada hari Kamis (19/12/2019) di Ibu Kota India New Delhi dan pusat IT selatan Bengaluru. Seorang sejarawan terkemuka termasuk di antara mereka yang dibawa pergi oleh polisi.

Dua perusahaan telekomunikasi besar India, Vodafone dan Airtel, menyatakan telah mengurangi layanan seluler di beberapa bagian New Delhi atas perintah pemerintah.

Empat belas stasiun metro Delhi ditutup termasuk satu di dekat markas besar polisi yang dikepung oleh pengunjuk rasa awal pekan ini.

Undang-undang diskriminatif itu memberi kewarganegaraan bagi para migran yang melarikan diri dari penganiayaan dari negara tetangga Afghanistan, Pakistan dan Bangladesh. Namun, hal itu tidak berlaku bagi mereka yang beragama Islam yang merupakan 14 persen dari penduduk India. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Demonstrasi IndiaUU Kewarganegaraan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.