• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ada 78 Warga Indonesia Ikut Dikarantina di Kapal Pesiar Jepang

by Redaksi Asiatoday
February 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengidap Virus Corona di Kapal Pesiar Jepang Bertambah Jadi 61 Orang 

ASIATODAY.ID, TOKYO – Sedikitnya 78 Warga Indonesia teridentifikasi berada di kapal pesiar Diamond Princess yang saat ini tengah dikarantina oleh Jepang di Pelabuhan Yokohama.

Kapal pesiar itu dikarantina usai salah satu penumpangnya positif terjangkit virus corona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV).

Sejauh ini, sudah 41 penumpang kapal pesiar Diamond Princess dinyatakan terjangkit virus corona nCoV. Mereka semua telah dipindahkan dan diisolasi ke rumah sakit di prefektur Kanagawa.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“KBRI Tokyo telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Terdapat 78 kru WNI yang bekerja dalam Kapal Diamond Princess. Keseluruhan WNI tersebut saat ini dalam keadaan sehat,” terang Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sabtu (8/2/2020).

“Selain itu, KBRI juga telah menjalin komunikasi dengan para kru WNI untuk memantau kondisi mereka dan memberikan bantuan yang diperlukan,” jelasnya.

Sesuai protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), proses karantina di Diamond Princess dilakukan selama 14 hari terhitung sejak 5 Februari.

Pihak kapal telah menyediakan kebutuhan logistik, layanan telepon dan internet gratis untuk memudahkan awak serta penumpang berkomunikasi dengan keluarga.

“78 kru tersebut hingga saat ini masih ada di dalam kapal,” ujar Judha.

Sementara itu, satu kapal pesiar lainnya yang membawa seorang terduga pasien virus corona nCoV tidak akan diizinkan bersandar di pelabuhan Jepang bagian selatan.

Di Hong Kong, 3.600 orang diminta tetap berada dalam kapal World Dream setelah delapan penumpangnya dinyatakan positif terjangkit virus corona nCoV.

Hingga Sabtu ini, data angka kematian akibat virus corona nCoV mencapai 722 orang. Sementara total infeksi di seantero China telah melampaui 34 ribu. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCorona AsiaDiamond Princess CruisJepangVirus CoronaVirus KoronaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.