• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

ADB, AIIB, IFC dan World Bank Belum Melirik Proyek Smelter Nikel di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
November 11, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
CityMall Raih Pendanaan Seri B Rp323 Miliar

Investasi pendanaan. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempercepat hilirisasi nikel. Pasalnya, dukungan pendanaan dari perbankan dan lembaga keuangan internasional maupun dalam negeri sangat minim.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin, tiga bank internasional termasuk lembaga keuangan telah menyatakan komitmen untuk tidak lagi memberikan pendanaan terhadap proyek pertambangan, termasuk untuk proyek hilirisasi dalam pembangunan smelter nikel.

“Ketiga bank tersebut diantaranya Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), World Bank, termasuk International Finance Corporation (IFC),” kata Ridwan Djamaluddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (10/11/2021).

RelatedPosts

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Selain Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI, RDP tersebut juga dihadiri oleh Dirjen ILMATE Kemenperin RI, Dirut PT Antam Tbk, Dirut PT Vale Indonesia Tbk, Dirut PT Virtue Dragon, Dirut PT Tsinghan Steel Indonesia, dan Dirut PT Bintang Delapan Mineral.

Dengan kondisi ini, pihaknya berharap agar perbankan dan lembaga keuangan nasional siap memberikan bantuan pendanaan untuk proyek-proyek smelter dengan kapasitas nasional, seperti smelter nikel Indonesia.

“Kami harap perbankan dan lembaga keuangan nasional bisa berperan membantu pendanaan dengan kapasitas nasional, antara lain smelter nikel Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan data ESDM, saat ini terdapat 12 proyek smelter yang mengalami kendala dalam pendanaan. Dari 12 smelter tersebut, 8 di antaranya smelter nikel.

Ridwan mengestimasi, dana yang dibutuhkan untuk mendanai pembangunan smelter berkisar pada USD4,5 miliar atau sekitar Rp63,9 triliun.

Berikut 12 proyek smelter yang mengalami kendala pendanaan;

1. Gulf Mangan Grup (Mangan)
2. Bintang Smelter Indonesia (Nikel)
3. Macika Mineral Industri (Nikel)
4. Ang Fang Brothers (Nikel)
5. Teka Mining Resources (Nikel)
6. Mahkota Konaweeha (Nikel)
7. Arta Bumi Sentra Industri (Nikel)
8. Sinar Deli Bantaeng (Nikel)
9. Dinamika Sejahtera Mandiri (Bauksit)
10. Laman Mining (Bauksit)
11. Kalbar Bumi Perkasa (Bauksit)
12. Smelter Nikel Indonesia (Nikel). (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelNikelSmelter Feronikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.