• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

ADB : Ekonomi Indonesia hanya Tumbuh 2,5 Persen

by Redaksi Asiatoday
April 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertumbuhan Ekonomi Negara di Asia Diproyeksi Membaik Tahun 2020

Kantor Asian Development Bank (ADB). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 2,5 persen pada 2020.

“Terlepas dari fundamental makroekonomi Indonesia yang kuat, wabah covid-19 telah mengubah arah ekonomi, dengan lingkungan eksternal yang memburuk dan melemahnya permintaan domestik,” kata Country Director ADB untuk Indonesia Winfried Wicklein melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Menurut Wicklein, jika tindakan tegas untuk menahan dampak kesehatan dan ekonomi dari wabah, khususnya untuk melindungi orang miskin dan rentan dapat diterapkan secara efektif, maka ekonomi diharapkan secara bertahap kembali ke lintasan pertumbuhannya tahun depan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Berdasarkan publikasi ekonomi tahunan utama ADB, Asian Development Outlook (ADO) 2020, pandemi covid-19, bersama dengan harga komoditas yang lebih rendah dan pasar keuangan yang bergejolak, akan memiliki implikasi parah bagi ekonomi global dan Indonesia tahun ini, dengan perdagangan utama negara tersebut mitra mengharapkan dampak negatif pada ekonomi mereka.

Permintaan domestik diperkirakan akan melemah, karena sentimen bisnis dan konsumen berkurang. Ketika ekonomi global pulih tahun depan, pertumbuhan Indonesia diperkirakan akan mendapatkan momentum, dengan reformasi investasi baru-baru ini memberikan dorongan tambahan.

Inflasi yang rata-rata 2,8 persen tahun lalu, diperkirakan naik tipis menjadi tiga persen pada 2020, sebelum turun menjadi 2,8 persen di 2021. Tekanan inflasi dari suplai makanan yang ketat dan depresiasi mata uang diperkirakan sebagian akan diimbangi oleh harga yang lebih rendah untuk non-subsidi bahan bakar, serta subsidi tambahan untuk listrik dan makanan.

Sementara itu, pendapatan ekspor dari pariwisata dan komoditas diperkirakan akan menurun, menempatkan defisit transaksi berjalan pada 2,9 persen dari produk domestik bruto pada tahun ini. Ketika ekspor dan investasi berlanjut pada 2021, volume barang modal impor yang lebih tinggi akan menjaga defisit transaksi berjalan pada level yang sama dengan 2020.

Pemerintah dan otoritas keuangan telah menerapkan langkah-langkah fiskal dan moneter yang terkoordinasi dengan baik, bertarget untuk mengurangi dampak pandemi covid-19 pada ekonomi dan mata pencaharian masyarakat.

Langkah-langkah ini termasuk pencairan transfer sosial yang tepat waktu untuk kaum miskin dan rentan, serta pemotongan pajak dan bantuan pembayaran pinjaman untuk pekerja dan bisnis.

Secara eksternal, risiko terhadap prospek ekonomi Indonesia termasuk wabah covid-19 yang diperpanjang, penurunan harga komoditas lebih lanjut, dan peningkatan volatilitas pasar keuangan.

Di dalam negeri, pandangan akan tergantung pada seberapa cepat dan efektif penyebaran pandemi dapat ditampung. Kendala dalam sistem layanan kesehatan, bersama dengan tantangan memaksakan jarak sosial, dapat memperburuk dampak pada ekonomi. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ADBCOVID-19EkonomiPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.