• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AHY: Saatnya ‘Total War’ dan Lockdown Basis Penyebaran Wabah Corona di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
March 20, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AHY: Saatnya ‘Total War’ dan Lockdown Basis Penyebaran Wabah Corona di Indonesia

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pandemi global virus corona (Covid-19) bisa menjerumuskan Indonesia pada jurang resesi ekonomi jika tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Menurut AHY, dampak penyebaran corona kini telah memicu krisis di dunia dan dampaknya akan dirasakan Indonesia.

“Situasi ini sangat berbahaya dan mengkhawatirkan sebab menghantui keselamatan jiwa manusia dan berpotensi memorak-porandakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya fondasi sosial-ekonomi kita,” kata AHY dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

AHY memandang, pemerintah perlu bertindak cepat dalam menangani virus mematikan ini. Terlebih lagi sudah ada 309 kasus penularan dan 25 kematian akibat corona.

Demokrat menawarkan beberapa opsi kebijakan. Pertama, AHY dan partainya menyarankan Jokowi menerapkan pembatasan kewilayahan atau lockdown secara terbatas pada basis penyebaran wabah.

“Dengan sementara membatasi pergerakan manusia dan menutup arus manusia keluar dan kedalam sebuah wilayah dan dengan tetap menjaga kelancaran arus barang, terutama bahan-bahan pokok, maka diharapkan bisa meminimalisir menyebarnya virus Corona,” jelas AHY.

Selain itu, AHY juga menyarankan pemerintah secepatnya menggelar rapid test secara massal.

“Indonesia perlu membuka tangan jika ada negara lain yang hendak memberi bantuan untuk tes kesehatan ini,” imbuhnya.

Putra Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu juga mendesak pemerintah melakukan relaksasi pajak penghasilan, pajak impor, dan percepatan restitusi. Dia berpendapat hal itu perlu disegerakan mengingat IHSG dan nilai mata uang rupiah rontok.

Dia juga meminta Jokowi dan jajarannya mengalihkan anggaran di beberapa pos kebijakan untuk penanganan corona. AHY mengatakan pemerintah perlu mengutamakan para pekerja yang penghasilannya terancam karena krisis ini untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kepada kelompok yang paling rentan kehilangan pekerjaan dan pendapatan akibat pandemi global corona ini, perlu diberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau program jaring pengaman sosial lainnya,” jelas AHY.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama melawan corona. Kondisi krisis ini harus dilalui bersama.

“Saya menganalogikan virus corona sebagai musuh yang kuat dalam sebuah perang semesta, ‘Total War’. Untuk bisa mengalahkan musuh, dan akhirnya memenangkan perang semesta tersebut, maka dibutuhkan strategi dan taktik yang jitu serta dukungan yang kuat,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: AHYCorona IndonesiaCOVID-19Pandemi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.