• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Alat Pelacak dan Spionase China Ditemukan di Mobil Pemerintah Inggris

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Alat Pelacak dan Spionase China Ditemukan di Mobil Pemerintah Inggris

Mobil-mobil melintas di pusat Kota London, Inggris. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, LONDON – Pemerintah Inggris menemukan alat pelacak milik China yang tersembunyi dan “hal-hal yang mengganggu” lainnya untuk tujuan spionase.

Temuan itu terungkap dalam pemeriksaan keamanan mobil pemerintah Inggris baru-baru ini.

Demikian laporan Surat kabar Inggris iNews pada Jumat (6/1/2023), mengutip sumber-sumber intelijen. Pemeriksaan itu dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dugaan kegiatan spionase Beijing dan Moskow di Inggris, menurut artikel itu.

RelatedPosts

Cambodia Scam Crackdown Sparks Repatriation Rush

Nadiem Makarim Appeals 10-Year Corruption Conviction

WHO Declares Hantavirus Outbreak Over, But Ebola Crisis Deepens

“Alat pelacak itu ternyata adalah kartu SIM yang mampu mengirimkan data lokasi,” ungkap laporan itu.

Perangkat itu ditanam di bagian kendaraan yang disegel, diimpor dari pemasok di China, dan diyakini telah dipasang oleh pabrikan mobil, klaim sumber surat kabar itu.

“Perangkat tersebut memberikan kemampuan mensurvei pemerintah selama beberapa bulan dan tahun, terus-menerus mengarsipkan pergerakan, terus membangun gambaran aktivitas yang kaya. Anda dapat melakukannya dengan perlahan dan metodis dalam waktu yang sangat, sangat lama. Itulah kerentanannya,” ungkap sumber itu kepada surat kabar itu.

“Selama pemeriksaan keamanan, mobil pemerintah dibongkar dengan operasi sampai ke mur dan baut terakhir oleh agen intelijen dan beberapa hal yang agak mengganggu ditemukan selain kartu SIM yang mencurigakan,” ungkap sumber itu.

Kartu SIM adalah hal yang lumrah pada kendaraan modern, dan dipasang produsen untuk berbagai keperluan, seperti mengumpulkan umpan balik tentang performa mobil. Belum jelas apakah perangkat yang ditemukan itu adalah suku cadang standar untuk kendaraan masing-masing.

Pejabat China dengan tegas membantah keterlibatan Beijing dalam urusan “alat pelacak”, menolak laporan pada kartu SIM sebagai “rumor tidak berdasar dan belaka” serta upaya untuk mencoreng pabrikan China.

“Kami dengan tegas menentang manipulasi politik pada kerja sama ekonomi dan perdagangan yang normal atau noda apa pun pada perusahaan China,” papar juru bicara Kedutaan Besar China di Inggris kepada surat kabar tersebut. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Spionase
No Result
View All Result

Terbaru

  • UAE’s Damac Digital Plans Multi-Billion-Dollar Data Center Investment in Indonesia
  • Cambodia Scam Crackdown Sparks Repatriation Rush
  • Nadiem Makarim Appeals 10-Year Corruption Conviction
  • Modi to Launch Prambanan Restoration, Strengthening India–Indonesia Cultural Ties
  • Indonesia’s Palm Oil Exports to China Tumble as Nickel Reshapes Bilateral Trade
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.