• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Arab Saudi Digempur Narkoba, Aparat Sita 47 Juta Pil Amfetamin

by Redaksi Asiatoday
September 2, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Arab Saudi Kembali Menempati Posisi Istimewa di PBB

Negeri Arab Saudi. Ist

ASIATODAY.ID, RIYADH – Arab Saudi saat ini terus menjadi target gempuran peredaran Narkoba, namun berhasil digagalkan.

Yang terbaru, aparat Arab Saudi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 47 juta pil amfetamin ke negeri itu.

Aparat menggambarkan hal ini sebagai operasi perdagangan narkoba terbesar di kerajaan itu.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

“Enam warga Suriah dan dua warga Pakistan ditangkap dalam penggerebekan setelah pil, disembunyikan dalam pengiriman tepung, tiba di pelabuhan kering di ibu kota Riyadh dan dibawa ke satu gudang,” demikian laporan Saudi Press Agency, Rabu (31/8/2022).

Seorang juru bicara Direktorat Jenderal Pengendalian Narkotika Saudi mengatakan itu adalah “operasi terbesar dari jenisnya untuk menyelundupkan narkotika dalam jumlah ini ke Kerajaan Arab Saudi dalam satu operasi.”

Laporan itu tidak merinci apakah pil itu captagon yakni amfetamin yang mendatangkan malapetaka di Timur Tengah – juga tidak menyebutkan dari mana pil itu berasal.

Pil Captagon diproduksi terutama di Suriah dan diselundupkan ke pasar konsumen besar di Teluk.

Perdagangan captagon di Timur Tengah tumbuh secara eksponensial pada tahun 2021 hingga mencapai US$5 miliar atau setara Rp74,2 triliun, menimbulkan peningkatan risiko kesehatan dan keamanan ke kawasan tersebut, demikian laporan New Lines Institute pada bulan April.

Arab Saudi adalah pasar captagon terbesar, dan badan pabean kerajaan menyita 119 juta pil tahun lalu.

Pada Selasa, duta besar Saudi untuk Beirut, Waleed Bukhari, mengatakan kepada wartawan bahwa kerajaan telah menyita lebih dari 700 juta pil narkotika yang telah memasuki wilayahnya melalui Lebanon selama delapan tahun terakhir.

Secara terpisah, Kamis (1/9), Arab News melaporkan CTF 150, satuan tugas gabungan yang saat ini dipimpin oleh Angkatan Laut Kerajaan Saudi, menyita 3.330 kilogram hashish dan heroin selama operasi pencegatan dan pencarian yang menargetkan sebuah kapal di Teluk Oman.

Gugus tugas, yang didirikan pada tahun 2002, adalah salah satu dari empat yang beroperasi sebagai bagian dari Pasukan Maritim Gabungan di bawah komando keseluruhan Armada Kelima AS di Bahrain, kemitraan maritim internasional terbesar di dunia.

Misi gugus tugas adalah untuk melaksanakan operasi keamanan maritim di daerah termasuk Teluk Oman, Laut Arab, Samudra Hindia, dan Teluk Aden, untuk memerangi terorisme dan kegiatan terkait seperti penyelundupan manusia, obat-obatan, senjata dan batu bara. (ATN)

Tags: Arab SaudiSindikat Narkoba Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.