• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Bagikan Informasi Terkait Bahaya Balon Mata-mata China ke Sejumlah Negara

by Redaksi Asiatoday
February 9, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menlu AS: Kami Bersama ASEAN Hadapi Arogansi China di Laut China Selatan

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyatakan negaranya sudah berbagi informasi terkait balon mata-mata China dengan sejumlah negara di seluruh dunia.

Dalam jumpa pers bersama Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Rabu waktu setempat, Blinken mengaku sudah berdiskusi dengan Stoltenberg mengenai tantangan sistemik dan taktis yang dihadirkan China kepada Barat.

Blinken mengungkapkan bahwa AS mendapatkan informasi lebih dalam mengenai balon mata-mata yang ditembak jatuh Sabtu pekan lalu itu.

RelatedPosts

Cambodia Scam Crackdown Sparks Repatriation Rush

Nadiem Makarim Appeals 10-Year Corruption Conviction

WHO Declares Hantavirus Outbreak Over, But Ebola Crisis Deepens

Blinken menyatakan temuan-temuan relevan mengenai balon mata-mata ini akan disampaikan kepada Kongres AS dan semua sekutu AS serta semua mitra kerjasama AS di seluruh dunia.

Stoltenberg menyebut diterbangkannya balon mata-mata China itu memastikan pola perilaku China, selain menegaskan perlunya kewaspadaan atas risiko aktivitas intelijen China yang terus terjadi.

Dia juga menyatakan secara berkelanjutan China terus membangun kekuatan militernya, termasuk senjata nuklir, tanpa dibarengi transparansi.

Saat ditanya apakah pemimpin China, Xi Jinping tahu mengenai penerbangan balon mata-mata itu, Blinken secara implisit menjawab “ya”.

“Mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam soal ini, ya China. Dan tidak masalah jika ada individu yang mungkin atau mungkin tidak mau bertanggung jawab,” kata Blinken.

“Faktanya, China terlibat dalam aksi yang tidak bertanggung jawab ini. Ini pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial kita dan hukum internasional.” (Reuters)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo PasifikSpionase
No Result
View All Result

Terbaru

  • UAE’s Damac Digital Plans Multi-Billion-Dollar Data Center Investment in Indonesia
  • Cambodia Scam Crackdown Sparks Repatriation Rush
  • Nadiem Makarim Appeals 10-Year Corruption Conviction
  • Modi to Launch Prambanan Restoration, Strengthening India–Indonesia Cultural Ties
  • Indonesia’s Palm Oil Exports to China Tumble as Nickel Reshapes Bilateral Trade
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.