• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Bagikan Informasi Terkait Bahaya Balon Mata-mata China ke Sejumlah Negara

by Redaksi Asiatoday
February 9, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menlu AS: Kami Bersama ASEAN Hadapi Arogansi China di Laut China Selatan

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyatakan negaranya sudah berbagi informasi terkait balon mata-mata China dengan sejumlah negara di seluruh dunia.

Dalam jumpa pers bersama Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Rabu waktu setempat, Blinken mengaku sudah berdiskusi dengan Stoltenberg mengenai tantangan sistemik dan taktis yang dihadirkan China kepada Barat.

Blinken mengungkapkan bahwa AS mendapatkan informasi lebih dalam mengenai balon mata-mata yang ditembak jatuh Sabtu pekan lalu itu.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Blinken menyatakan temuan-temuan relevan mengenai balon mata-mata ini akan disampaikan kepada Kongres AS dan semua sekutu AS serta semua mitra kerjasama AS di seluruh dunia.

Stoltenberg menyebut diterbangkannya balon mata-mata China itu memastikan pola perilaku China, selain menegaskan perlunya kewaspadaan atas risiko aktivitas intelijen China yang terus terjadi.

Dia juga menyatakan secara berkelanjutan China terus membangun kekuatan militernya, termasuk senjata nuklir, tanpa dibarengi transparansi.

Saat ditanya apakah pemimpin China, Xi Jinping tahu mengenai penerbangan balon mata-mata itu, Blinken secara implisit menjawab “ya”.

“Mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam soal ini, ya China. Dan tidak masalah jika ada individu yang mungkin atau mungkin tidak mau bertanggung jawab,” kata Blinken.

“Faktanya, China terlibat dalam aksi yang tidak bertanggung jawab ini. Ini pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial kita dan hukum internasional.” (Reuters)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo PasifikSpionase
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.