• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS dan Jepang Perkuat Aliansi untuk Hadapi Ancaman China dan Korea Utara

by Redaksi Asiatoday
January 12, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
AS Desak China Hentikan Kejahatan Kemanusiaan dan Genosida Terhadap Uighur

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Anthony Blinken. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pejabat tinggi keamanan nasional dari Amerika Serikat (AS) dan Jepang mengumumkan rencana untuk memperkuat aliansi guna melawan ancaman dari China dan Korea Utara (Korut).

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan perjanjian itu akan memperdalam kerja sama di semua bidang, termasuk ruang angkasa, keamanan dunia maya, dan teknologi baru.

“Perjanjian ini telah menjadi landasan perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik, memastikan keamanan, kebebasan, dan kemakmuran rakyat kami dan orang-orang di seluruh kawasan,” kata Blinken dikutip dari CNA, Kamis (12/1/2023).

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

AS dan Jepang berencana meningkatkan latihan militer bersama dalam upaya menghadapi ancaman dari Korea Utara dan agresivitas China. Menteri luar negeri dan pertahanan kedua negara setuju untuk menempatkan tentara AS di Pulau Okinawa, Jepang.

Sebelumnya, Jepang mengatakan akan segera mulai membangun sepasang landasan pacu di pulau kecil selatan Mageshima, termasuk pesawat tempur siluman F-35B, operasi amfibi, dan intersepsi rudal yang dimulai sekitar tahun 2027.

Di situ nantinya pasukan militer AS dan Jepang akan melakukan latihan bersama Pulau itu, di lepas pantai Barat Daya Kagoshima–pulau utama paling selatan Kyushu, akan menjadi pusat penyebaran pasukan dan pasokan amunisi jika terjadi konflik layaknya keadaan darurat di Taiwan.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mencatat bahwa perjanjian antara negara dan Jepang akan menegaskan “komitmen kuat AS untuk melindungi Jepang dengan berbagai kemampuan, termasuk nuklir” dan menggarisbawahi bahwa Pasal 5 perjanjian itu berlaku untuk Kepulauan Senkaku.

Kesepakatan ini akan ditindaklanjuti di pertemuan antara Presiden Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Jumat (13/1/2023). Pada Rabu (11/1/2023), Kishida juga sudah menandatangani perjanjian pertahanan dengan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, juga untuk memperkuat kerjasama militer dalam rangka menghadapi ancaman Korea Utara dan China. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.