ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) mendukung penuh partisipasi Taiwan dalam Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Demikian ditegaskan Deputi Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dari Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik, Rick Waters, saat berbicara di forum seminar untuk membahas 50 tahun diloloskannya resolusi 2758 oleh Sidang Umum PBB.
Forum seminar ini digagas oleh wadah cendekiawan (think tank) The German Marshall Fund of the United States (GMF), pada tanggal 21 Oktober 2021.
Selain menyuarakan dukungan terhadap partisipasi Taiwan dalam PBB, Rick Waters juga mengkritik China yang dianggap salah kaprah telah memanfaatkan resolusi tersebut untuk menekan PBB dan menghalangi partisipasi Taiwan.
“Saya menyerukan negara-negara anggota PBB untuk bergabung bersama Amerika Serikat dalam mendukung partisipasi (meaningful participation) Taiwan dalam PBB,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis MOFA, Rabu (27/10/2021).
ROC (Taiwan) adalah negara demokratis yang berdaulat dan merdeka. ROC (Taiwan) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tidak saling tunduk, dan hanya pemerintah yang dipilih oleh masyarakat Taiwanlah yang memiliki amanat untuk mewakili 23,5 juta masyarakat Taiwan dalam organisasi internasional, termasuk PBB.
Resolusi 2758 yang dikeluarkan oleh PBB pada tahun 1971, hanya menangani hak perwakilan Tiongkok dalam PBB, dan tidak memberikan otoritas kepada RRT untuk mewakili Taiwan dalam PBB, dan tidak menyebutkan bahwa Taiwan adalah bagian dari RRT.
RRT dengan sengaja menyalahgunakan resolusi tersebut untuk menekan PBB dan memarginalisasi masyarakat Taiwan dari PBB. RRT menempatkan kepentingan politik di atas kepentingan umum dan kerja sama global.
“MOFA mengecam keras tindakan tersebut, dan menyerukan komunitas internasional untuk menaruh perhatian terhadap siasat Tiongkok,” demikian keterangan itu.
Sejak menjabat, pemerintahan Biden telah berulang kali menekankan pelaksanaan Taiwan Relations Act (TRA) dan “6 Jaminan”, untuk menegaskan bahwa komitmen AS terhadap Taiwan adalah komitmen yang teguh (ironclad), serta terus memperlihatkan dukungan kuat terhadap partisipasi internasional Taiwan, menyatakan keprihatinan atas ancaman Tiongkok terhadap Taiwan dan negara-negara demokrasi.
Pada bulan Mei tahun ini, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dan Menteri Kesehatan AS, Xavier Becerra, telah secara terbuka menyatakan dukungan terhadap partisipasi Taiwan dalam WHA.
Selain itu, di sela-sela pelaksanaan Sidang Umum PBB pada bulan September, Amerika Serikat dan Australia telah mengeluarkan “Pernyataan Bersama Rapat Konsultasi Tingkat Menteri 2+2 AS-Australia” berisi dukungan terhadap partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional, yang juga merupakan bentuk dukungan nyata AS terhadap partisipasi internasional Taiwan.
Di atas fondasi teguh yang telah terbentuk, Taiwan akan terus mempererat kerja sama dengan Amerika Serikat, dan negara-negara sehaluan lainnya, untuk bersama-sama melindungi nilai-nilai demokrasi, kebebasan, tatanan internasional yang didasari oleh peraturan. (ATN)
