• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS: Indonesia Mitra Penting di Asia Tenggara dan Pilar Utama Indo Pasifik

by Redaksi Asiatoday
October 23, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia, India dan ASEAN Dalam Ancaman Komunis China

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Richard Pompeo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) memandang Indonesia sebagai mitra paling penting di kawasan Asia Tenggara.

Asisten Menteri Luar Negeri, David R. Stilwell mengatakan, hal itulah yang menjadi alasan Menlu AS Mike Pompeo berkunjung ke Indonesia di akhir tur Asia-nya.

“Indonesia penting karena banyak alasan, tak lain adalah negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia dan merupakan pilar Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Stilwell dalam pernyataan persnya, Jumat (23/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Indonesia itu sangat penting dan strategis,” tegasnya.

Menurut dia, AS dan Indonesia memiliki visi tatanan berbasis aturan di Asia Tenggara. Washington juga merupakan pendukung kuat kedaulatan Indonesia.

“Indonesia adalah anggota masyarakat internasional yang aktif dan bertanggung jawab, mitra penting di Dewan Keamanan PBB, dan memainkan peran kepemimpinan bersejarah di ASEAN,” imbuhnya.

“Suara kuat bagi umat Islam di seluruh dunia, Indonesia merupakan contoh kebebasan dan toleransi beragama,” sambung Stilwell.

Ia menambahkan, kedua negara memiliki kemitraan pertahanan dan kontraterorisme yang kuat secara bilateral. Selain itu, prioritas bilateral dengan AS adalah membantu Indonesia memerangi Covid-19.

“Kami telah menyumbangkan 1.000 ventilator yang memungkinkan rumah sakit di Indonesia menyelamatkan nyawa pasien yang sakit kritis,” terangnya.

Pompeo direncanakan ke Indonesia pekan depan di akhir lawatannya ke beberapa negara Asia. Ia pernah berkunjung ke Indonesia pada 2018 lalu.

Di Jakarta, Pompeo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Pertemuan tersebut, akan menjadi kesempatan untuk menggarisbawahi nilai-nilai bersama kedua negara, termasuk mendukung hak asasi manusia. (ATN)

Tags: Indo PasifikKerjasama Indonesia Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.