• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Tidak Minta Negara ASEAN Berpihak ke AS atau China dalam Konflik LCS

by Redaksi Asiatoday
September 15, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketegangan AS-China Menajam, Asia Tenggara Jadi Basis Konfrontasi Kedua Negara

Angkatan Laut Amerika Serikat hilir mudik di Indo Pasifik dan Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat menyatakan tidak ingin memaksa negara-negara di ASEAN untuk berpihak kepada Amerika Serikat atau China dalam konflik Laut China Selatan (LCS).

Menurut Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Biro Asia Timur dan Asia Pasifik David R. Stilwell mengatakan AS tidak pernah meminta keberpihakan ke negara-negara ASEAN.

“Kami mendengar dari teman-teman negara anggota ASEAN mengenai keinginan agar mereka tidak berada dalam situasi untuk memilih, apakah memihak China atau memihak AS,” ujar Stilwell.

RelatedPosts

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access

Stilwell menyebutkan bahwa AS tidak pernah memaksa.

“Bagi AS, kami tidak pernah memaksa pilihan dan tidak menginginkan hal seperti itu,” kata Stilwell, dalam telekonferensi, Selasa (15/9/2020).

ASEAN ingin netral dalam isu AS-China di kawasan, namun China justru sering meminta keberpihakan ke negara-negara ASEAN.

Padahal rekam jejak China di kawasan Asia Tenggara tidak bagus, seperti isu Laut China Selatan maupun Sungai Mekong. Negeri Tirai Bambu itu disebut melakukan manuver yang mengancam kedaulatan negara lain.

Stilwell mengatakan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo selalu vokal terhadap manuver China dalam sengketa Laut China Selatan yang saat ini menimbulkan ketegangan dengan negara-negara anggota ASEAN.

“Pompeo menggarisbawahi pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional di Laut China Selatan,” ujar Stilwell

Stilwell mengatakan bahwa AS selalu terbuka dengan negara-negara anggota ASEAN dalam membangun kerja sama di segala bidang, seperti soal vaksin Covid-19.

“Kerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN harus membawa stabilitas dan perdamaian di kawasan serta hasil yang positif, dan AS menginginkan hal itu,” kata Stilwell.

Dalam membangun kerja sama dengan mitra-mitra ASEAN lanjut Stilwell, AS menghargai kedaulatan negara-negara anggota di kawasan Asia Tenggara. (Ant)

Tags: Laut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Enters Aircraft Carrier Era
  • Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership
  • Indonesia’s Mineral Transformation: Moving Up the Global Value Chain
  • Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access
  • Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.