• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Tolak Proposal Polandia untuk Kirim Jet MiG-29 ke Ukraina

by Redaksi Asiatoday
March 10, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AS Tolak Proposal Polandia untuk Kirim Jet MiG-29 ke Ukraina

Jet tempur MiG-29. Dok DSC World

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) telah menolak proposal Polandia untuk mengirim jet tempur MiG-29 ke Ukraina melalui pangkalan udara AS di Jerman.

AS menyatakan proposal itu menimbulkan “keprihatinan serius” bagi seluruh aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Warsawa membuat tawaran kejutan pada Selasa (8/3) di tengah seruan berulang dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengirim lebih banyak pesawat tempur saat mempertahankan diri dari invasi pasukan Rusia.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Skema Polandia mengusulkan agar jet tempur MiG-29 buatan Rusia dikirim ke pangkalan AS di Ramstein, Jerman, dan kemudian dikerahkan ke Ukraina.

Namun juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan prospek jet yang terbang dari pangkalan AS-NATO “ke wilayah udara yang diperebutkan dengan Rusia atas Ukraina menimbulkan kekhawatiran serius bagi seluruh aliansi NATO”.

“Kami akan terus berkonsultasi dengan Polandia dan sekutu NATO kami yang lain tentang masalah ini dan tantangan logistik yang sulit, tetapi kami tidak percaya proposal Polandia dapat dipertahankan,” kata Kirby sebagaimana dilaporkan Al Jazeera, Rabu (9/3/2022).

“Tidak jelas bagi kami bahwa ada alasan substantif untuk itu,” tambahnya.

Saat sebagian besar angkatan udara Ukraina tetap utuh sejak perang dimulai pada 24 Februari, baik Ukraina maupun Rusia telah mengalami kerugian yang signifikan dan tidak ada yang mengendalikan wilayah udara di negara itu.

Armada angkatan udara Ukraina terdiri dari jet MiG-29 dan Sukhoi-27 era Soviet yang sudah tua, dan jet Sukhoi-25 yang lebih berat. MiG adalah satu-satunya pesawat yang dapat langsung diterbangkan oleh pilot Ukraina tanpa pelatihan tambahan.

Saat Ukraina telah meningkatkan seruan kepada sekutu Barat untuk memasoknya dengan jet militer, memberikan Kiev dengan pesawat tempur menimbulkan risiko serius.

Rusia telah memperingatkan bahwa mendukung angkatan udara Ukraina akan terlihat di Moskwa sebagai partisipasi dalam konflik dan membuka pemasok untuk kemungkinan pembalasan.

NATO telah mengatakan tidak ingin konflik langsung dengan Moskwa, sesama kekuatan bersenjata nuklir, dan Presiden AS Joe Biden telah mengesampingkan pengiriman pasukan Amerika ke Ukraina untuk berperang, sesuatu yang Pentagon katakan akan berlaku untuk pasukan di darat atau di udara, misi terbang.

Setelah Polandia mengumumkan tawarannya, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland mengatakan kepada legislator AS bahwa Washington telah lengah.

“Sepengetahuan saya, tidak ada konsultasi dengan kami sebelumnya bahwa mereka berencana untuk memberikan pesawat-pesawat ini kepada kami,” kata Nuland pada sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat.

“Jadi saya pikir itu sebenarnya adalah langkah mengejutkan oleh orang Polandia,” katanya. (ATN)

Tags: Krisis Ukraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.