• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Asia ‘Kecanduan’ Batu Bara, PBB Serukan Negara di Dunia Beralih ke EBT

by Redaksi Asiatoday
August 29, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Efek Covid-19, Ekonomi Dunia Mundur Puluhan Tahun

Sekretaris Jenderal (Sekjend) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk memaksimalkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) dan di waktu bersamaan konsumsi batu bara harus diakhiri secara berkala.

Guterres mengungkapkan hal itu dalam acara 19th Darbari Seth Memorial Lecture, bertajuk “The Rise of Renewables: Shining a Light on a Sustainable Future.”

“Energi terbarukan untuk masa depan berkesinambugan itu harus menjadi kisah kita,” kata Guterres dalam sebuah pesan video, dikutip Yeni Safak, Sabtu (29/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race

Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost

Gutteres menyerukan agar sektor perekonomian di abad ke-21 harus lebih bersih, pintar, dan kuat untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Jika semua orang bisa mendapatkan pekerjaan layak, maka otomatis kehidupan masyarakat di muka Bumi akan menjadi lebih sejahtera.

“Covid-19 maupun krisis iklim telah memicu pertanyaan fundamental mengenai bagaimana cara memastikan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di planet ini,” kata Guterres.

“Hari ini, dunia harus memiliki jalan yang benar menuju pemulihan Hijau demi masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

November tahun lalu, Guterres juga pernah menyinggung mengenai penggunaan batu bara. Ia menilai ada banyak negara di Asia yang “kecanduan” dalam menggunakan batu bara sebagai sumber energi.

Guterres mengatakan negara-negara di Asia adalah kelompok paling rentan terkena dampak pemanasan global, sehingga harus “menjadi yang terdepan” dalam mengatasinya. Ia mengutip sebuah studi yang menunjukkan bahwa negara-negara di Asia berisiko dilanda banjir terkait perubahan iklim.

Isu batu bara diakui Guterres sebagai sesuatu yang “sensitif” di wilayah Asia. Hal itu dikarenakan sejumlah negara di Asia tengah merencanakan pembangunan pembangkit listrik berbasis batu bara “dalam jumlah besar.”
 
“Kita semua perlu menghentikan subsidi untuk energi fosil. Kita juga harus berhenti menciptakan pembangkit listrik berbasis batu bara di masa mendatang,” ungkap Guterres. (ATN)

Tags: Asia EnergyBatu BaraEnergi Baru TerbarukanEnergi HijauGreen EnergyUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.