• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Atasi Perubahan Iklim, Pemerintah Indonesia Gelontorkan USD 1 Juta ke UNDP

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Atasi Perubahan Iklim, Pemerintah Indonesia Gelontorkan USD 1 Juta ke UNDP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terlibat dalam upaya mengatasi ancaman perubahan iklim global. Tak tanggung-tanggung, pemerintah menggelontorkan USD 1 Juta kepada negara-negara kepulauan dan maritim yang tergabung dalam Forum Negara Kepulauan dan Pulau (AIS).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dana tersebut akan disalurkan melalui Badan PBB untuk Pembangunan, yakni United Nations Development Programs (UNDP).

“Indonesia sudah mengalokasikan anggarannya USD 1 juta, nanti UNDP juga top up untuk pendanaan ini sehingga organisasi, sekretariat yang diatur itu bisa segera jalan,” terang Luhut, di Kantornya, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Menurut Luhut, dana tersebut bisa digunakan untuk membiayai berbagai program yang berkaitan dengan upaya mengatasi ancaman perubahan iklim.

“Kita mulai bahwa negara-negara kepulauan itu kan banyak punya masalah dengan kenaikan suhu bumi, bisa pulau-pulau itu juga hilang. Archipelagic island state ini kan ada yang penduduknya cuma 10.000, 20.000,” paparnya.

Luhut mengungkapkan, konstribusi Indonesia tidak hanya melalui dukungan anggaran, melainkan juga lewat kegiatan-kegiatan lain, seperti pelatihan kepada negara-negara lain.

“Kita paham, sehingga kita beri kontribusi melalui UNDP. Kita punya pengalaman bagaimana dengan mangrove. Kita bisa kontribusi pelatihan-pelatihan SDM. Sebenarnya sudah kita lakukan, hanya sekarang kita formalkan,” tandasnya. (AT Network)

Tags: ArchipelagicClimate ChangeIklim GlobalKemenkomaritimLuhut Binsar PandjaitanPerubahan IklimUNDP
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.