• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bangun Kilang dan Genjot Pariwisata Bisa Atasi Defisit Neraca Perdagangan Indonesia

by Redaksi Asiatoday
November 16, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bangun Kilang dan Genjot Pariwisata Bisa Atasi Defisit Neraca Perdagangan Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menekankan bahwa pembangunan kilang dan produksi lifting minyak harus menjadi prioritas beberapa tahun ke depan. Pasalnya, langkah itu diyakini bisa menekan ketergantungan Indonesia dalam impor BBM sekaligus mengatasi defisit neraca perdagangan.

“Pembangunan kilang harus menjadi prioritas dan lifting produksi minyak di dalam negeri juga harus kita tingkatkan. Fokus kita ke depan adalah bagaimana bisa menekan sebanyak mungkin, mengurangi sebanyak mungkin angka defisit yang ada,” terang Jokowi memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, baru-baru ini dikutip Sabtu (16/11/2019).

Selain membangun kilang, Jokowi juga menekan perluasan penggunaan energi baru terbarukan seperti program mandatori Biodiesel (B20) hingga B100. Program ini terbukti mampu menghemat USD1,66 miliar atau setara Rp23,57 triliun dari berkurangnya impor solar selama Januari sampai Juli 2019.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

“Untuk segera bisa masuk ke B30, lalu ke B100 sehingga bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap impor BBM investasi yang dilakukan ke industri,” tegasnya.

Di sisi lain, hal penting yang harus dikerjakan membuka keran substitusi impor demi mengganti produk-produk impor yang membanjiri pasar tanah air, termasuk menggenjot ekspor dan mengembangkan sektor pariwisata demi mendatangkan devisa.

“Termasuk pengembangan industri pengolahan yang selama ini bukan hanya menciptakan lapangan kerja tapi juga memastikan bahwa produk-produk yang dibutuhkan di dalam negeri dan yang diekspor bisa diproduksi di dalam negeri,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Kilang MinyakPariwisata IndonesiaPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.