• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bangun Talenta Digital, Huawei Gandeng 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 2, 2020
in News
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Bangun Talenta Digital, Huawei Gandeng 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Huawei TechDay – Digital Talent Training 2020. Ist

 
ASIATODAY.ID, JAKARTA – Huawei Indonesia bekerja sama dengan 33 perguruan tinggi di Indonesia menggelar serangkaian pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi SDM di bidang TIK secara daring sebagai bagian dari program tahunan Huawei TechDay – Digital Talent Training 2020.

Berbeda dengan Huawei TechDay 2019, pelatihan kali ini dilakukan secara online untuk beradaptasi dengan tatanan baru akibat pandemi COVID-19 di Indonesia.

Melibatkan 33 perguruan tinggi di Indonesia, program pelatihan TIK secara online ini mendapat sambutan sangat antusias dari para mahasiswa dengan latarbelakang pendidikan yang beragam.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Tercatat sebanyak 1300 peserta akan mengikuti program Digital Talent Training 2020 yang penyelenggaraannya dibagi ke dalam 3 batch pelatihan berbeda dari tanggal 24 September–9 Oktober 2020 dengan mengangkat tema beragam, seperti Big Data, 5G dan Cloud.

Program pelatihan dibuka pada 24 September 2020 dan diikuti oleh 480 peserta dari 33 perguruan tinggi di Indonesia.

Acara pembukaan yang mengusung tema “Big Data Application Best Practice Sharing” ini diresmikan oleh Dani K. Ristandi, Human Resources Director Huawei Indonesia dan Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen DIKTI Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sementara pada pelatihan kedua ditanggal 1 Oktober 2020 dengan mengangkat tema “BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt, Cybersecurity for IoT” juga diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari 33 perguruan tinggi di Indonesia. Pelatihan kedua ini dibuka oleh Alex Xing Yinghua, Chief Technology Officer (CTO) Huawei Indonesia dan Syahrul Mubarak Sekretaris Utama BSSN.

Alex Xing Yinghua, Chief Technology Officer (CTO) Huawei Indonesia dalam sambutannya mengatakan bahwa Huawei TechDay yang digelar setiap tahun merupakan bagian dari komitmen global Huawei, TECH4ALL, yang bertujuan memberdayakan inklusi digital dengan teknologi.

Melalui komitmen ini, Huawei melakukan berbagai upaya seperti menyediakan teknologi sebagai solusi yang terjangkau, mendukung pengembangan aplikasi untuk industri serta turut meningkatkan kompetensi SDM di bidang digital melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah dan juga dunia pendidikan.

“Kerjasama pelatihan TIK secara online yang dilakukan bersama 33 Universitas di Indonesia merupakan realisasi dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani bersama antara Huawei dengan Dirjen DIKTI dalam penyediaan platform, ekosistem infrastruktur TIK dan AI,” ujar Alex Xing Yinghua, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2020).

Alex menambahkan, di tengah situasi pandemi yang masih berlangsung, dibutuhkan literasi digital dan transfer pengetahuan dari berbagai pihak untuk mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global pada 2030 mendatang.

Terkait visi itu, Indonesia membutuhkan SDM digital yang terampil, berdaya saing global serta sesuai dengan kebutuhan industri masa mendatang.

“Kami berterimakasih kepada Dirjen DIKTI dan BSSN atas dukungannya dalam menjalankan pelatihan TIK dan Kesadaran Keamanan Informasi untuk para siswa secara online di 33 perguruan tinggi di Indonesia,” imbuhnya.

Syahrul Mubarak, Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di sela-sela kegiatan talkshow daring BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt, “Cybersecurity for IoT” menyatakan peran teknologi informasi dan komunikasi saat ini semakin fundamental dalam melandasi terselenggaranya transformasi digital di berbagai sektor dan lapisan masyarakat.

Selain mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi dan kompetensi di semua lini, transformasi digital juga membawa dunia makin terhubung berkat makin terintegrasinya ruang fisik dan siber.

“Ini merupakan tantangan baru yang menuntut semua pihak, termasuk masyarakat luas, untuk makin bijak, waspada dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ranah siber. Untuk itu, kami mengapresiasi konsistensi mitra kami, Huawei, dalam memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan-kegiatan edukatif yang bertujuan membangun kesadaran/kepedulian dan budaya keamanan siber di berbagai kalangan masyarakat, termasuk kalangan civitas akademika di 33 perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Syahrul Mubarak.

“Program edukasi dan pengembangan SDM digital seperti ini selain penting dalam meningkatkan kompetensi para akselerator kemajuan dunia digital Indonesia dimasa mendatang, juga penting dalam mendukung ketahanan siber Indonesia. Sedikit demi sedikit budaya keamanan siber harus kita bentuk, kita harus segera mulai menerapkan perilaku yang bertanggungjawab di ruang digital,” tambahnya.

Menurut Syahrul, ketahanan siber nasional merupakan tanggung jawab bersama.

“BSSN tentu tidak bisa bekerja sendiri, kami membuka pintu kerjasama dan kolaborasi dengan seluruh komponen pemangku keamanan siber, untuk bersama-sama memperkuat keamanan dan ketahanan siber Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. , Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengucapkan terimakasih kepada Huawei atas penyelenggaraan pelatihan TIK secara online untuk para siswa dari 33 perguruan tinggi di Indonesia.

“Tingginya antusiasme dari para peserta dengan latar belakang pendidikan yang berbeda membangun optimisme kami terhadap potensi SDM digital di Indonesia masa depan. Kerjasama ini menjadi bentuk implementasi Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani pada Agustus 2020,” jelasnya.

“Sebelumnya, Huawei juga telah memberikan pelatihan TIK kepada para karyawan DIKTI. Kami mendapatkan respon yang sangat positif dari hasil pelatihan TIK tersebut dan sekali lagi kami mengucapkan terimakasih kepada Huawei. Selamat berlatih kepada para siswa dari 33 Universitas di Indonesia yang telah hadir secara online dan kami berharap semoga menjadi the next digital talent Indonesia,” tambahnya.

 
Berikut 33 Perguruan Tinggi di Indonesia yang digandeng Huawei ;

Universitas Gadjah Mada (UGM)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Universitas Diponegoro (UNDIP)

Universitas Padjajaran (UNPAD)

Universitas Indonesia (UI)

Telkom University (Tel U)

Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

Universitas Tarumanegara (UNTAR)

Universitas Mulawarman (UNMUL)

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Institut Pertanian Bogor (IPB)

STMIK Indonesia

Institut Teknologi Nasional

Universitas Budi Luhur

Institut Teknologi Del Medan

Universitas Gunadarma

Institut Teknologi Sumatera

Universitas Bina Nusantara (BINUS)

Institut Teknologi Kalimantan

Universitas Katholik Indonesia Atma Jaya

Universitas Pamulang

Universitas Kristen Perta

Politeknik Negeri Jember

Politeknik Negeri Jakarta

Universitas Brawijaya

Universitas Syiah Kuala

Universitas Parahyangan Bandung

STTI NIIT

Universitas Kristen Maranatha

Institut Informatika Indonesia Surabaya

Universitas Lampung

Institut Teknologi PLN. (AT Network)

Tags: HuaweiTalenta Digital
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.