• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Banjir di Pakistan Rusak 1000 Rumah, 90 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
August 26, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Banjir di Pakistan Rusak 1000 Rumah, 90 Orang Tewas

ASIATODAY.ID, KARACHI – Banjir yang menerjang Pakistan merusak 1000 rumah dan 90 orang tewas.

Hujan yang terjadi selama tiga hari berturut-turut menyebabkan sungai-sungai meluap dan membanjiri seantero negeri. Kondisi diperparah buruknya sistem drainase dan pembuangan di sejumlah kota di Pakistan, termasuk Karachi.

Menurut catatan Agensi Manajemen Bencana Nasional Pakistan, 31 kematian terkait hujan deras dilaporkan dari provinsi Sindh, sementara 23 lainnya di Khyber Pakhtunkhwa.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Melansir Guardian, Rabu (26/8/2020), sebanyak 15 kematian juga dilaporkan dari provinsi Balochistan, dan delapan di Punjab. Sebanyak 13 orang juga dilaporkan tewas di wilayah utara, termasuk tiga di Kashmir bagian Pakistan.

Pasukan nasional, tim penyelamat, dan bahkan relawan dari kelompok militan Tehreek-e-Labbaik beramai-ramai menolong warga dari wilayah terdampak banjir di Karachi. Petugas menggunakan perahu untuk mengevakuasi 300 orang dari distrik Dadu di Sindh, sementara 1.245 diungsikan dari Karachi.

Sejumlah kendaraan bermotor tergenang sebagian atau bahkan sepenuhnya di sejumlah titik di kota Karachi.

Hujan deras diperirakan akan terus mengguyur Karachi sepanjang pekan ini. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah mengirim pasukan untuk membantu otoritas lokal dalam memompa air banjir dari permukiman warga.

Musim hujan melanda Pakistan saat negara tersebut sedang berupaya meredam penyebaran Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 6.200 orang sejak Februari lalu.

Pakistan mencatat tambahan 9 kematian akibat covid-19 pada Selasa kemarin, yang merupakan angka terendah sejak Maret.

Pada setiap tahunnya, banyak kota di Pakistan berjuang menanggulangi musim hujan yang hampir selalu memicu banjir dan tanah longsor. Musim hujan di Pakistan biasanya berlangsung dari Juli hingga September. (ATN)

Tags: Asia DisasterBencana AlamBencana AsiaClimate ChangePakistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.