• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bank Dunia : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Statis di 5 Persen

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bank Dunia : Jokowi Harus Benahi 4 Hal Untuk Menarik Investasi Asing

The World Bank. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2019 tidak beranjak dari angka 5%.

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan hanya akan tumbuh dengan capaian sebesar 5,1% pada 2020 dan 5,2% pada 2021.

Dikutip dari laporan World Bank dengan judul ‘East Asia and Pacific Economic Update October 2019: Weathering Growing Risk’ Kamis (10/9/2019), konsumsi rumah tangga diproyeksikan tetap tumbuh mengingat rendahnya inflasi serta kuatnya pasar tenaga kerja.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Dalam laporan tersebut, World Bank memproyeksikan konsumsi rumah tangga bakal terus tumbuh stabil pada angka 5,2% pada 2019 dan bakal terus berlanjut hingga 2021 dengan capaian yang sama.

Kebijakan fiskal pemerintah juga diproyeksikan semakin akomodatif dan bakal menggenjot pembangunan infrastruktur pada tahun-tahun ke depan.

Meski pertumbuhannya cenderung lambat, investasi juga diproyeksikan terus bertumbuh mengingat dengan selesainya penyelenggaraan Pemilu 2019.

Selesainya gelaran 5 tahunan tersebut mereduksi ketidakpastian politik dan menumbuhkan sentimen bisnis pada sisa 2019 dan tahun-tahun ke depan.

Pertumbuhan investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) diproyeksikan bakal tumbuh 5% pada 2019 dan diproyeksikan bakal terus tumbuh pada 2020 dan 2021 dengan proyeksi pertumbuhan masing-masing sebesar 5,5% dan 6%.

Perlu dicatat bahwa angka pertumbuhan investasi yang diproyeksikan oleh World Bank masih lebih rendah dibandingkan dengan capaian pertumbuhan investasi pada 2018 yang mencapai 6,7%.

Ditengah perang dagang yang bergejolak, ekspor diproyeksikan mengalami pertumbuhan negatif dengan capaian sebesar -1% pada 2019 dan diproyeksikan akan kembali tumbuh pada 2020 dan 2021 dengan pertumbuhan sebesar 1,5%dan 2,8%.

Akibat pertumbuhan investasi yang diproyeksikan lebih rendah dibandingkan dengan tahu sebelumnya, impor Indonesia juga diproyeksikan mengalami pertumbuhan negatif sebesar -3,5% pada 2019. Meski demikian, impor Indonesia diproyeksikan tetap kembali tumbuh pada 2020 dan 2021 dengan proyeksi pertumbuhan impor mencapai 2% dan 3,7%.

Dari sisi lapangan usaha, 2 sektor yang dinilai yakni agrikultur dan industri diproyeksikan tetap tumbuh pada 2019, meski lebih rendah dibandingkan dengan 2018.

Sektor agricultur diproyeksikan tumbuh 3,3% pada 2019 dan akan terus pada 2020 dan 2021 dengan capaian pertumbuhan sebesar 3,7% dan 3,6%.

Sektor industri juga diproyeksikan tumbuh sebesar 3,8% pada 2019 dan akan terus tumbuh pada 2020 dan 2021 dengan capaian masing-masing sebesar 4,4% dan 4,2%.

Untuk diketahui, pertumbuhan sektor agricultur dan industri pada 2018 tercatat masing-masing sebesar 3,9% dan 4,3%.

Adapun sektor yang diproyeksikan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan 2018 adalah sektor jasa yang diproyeksikan oleh World Bank tumbuh 6,7%, lebih tinggi dibandingkan dengan 2018 yang tumbuh 5,8%.

Meski demikian, sektor jasa diproyeksikan mengalami perlambatan pertumbuhan pada 2020 dan 2021 dengan proyeksi masing-masing sebesar 6,1% dan 6,5%. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bank DuniaPertumbuhan EkonomiWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.