• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Belasan Orang Tewas Dalam Unjuk Rasa Protes Kematian George Floyd di Amerika

by Redaksi Asiatoday
June 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Belasan Orang Tewas Dalam Unjuk Rasa Protes Kematian George Floyd di Amerika

Aksi Unjukrasa memprotes kematian George Floyd masih terus berlangsung di Amerika Serikat. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Sebelas orang dilaporkan tewas dalam protes dan kerusuhan di Amerika Serikat (AS) yang dipicu oleh kematian George Floyd.

Melansir Tass, diantara korban adalah warga Chicago (Illinois), Detroit (Michigan), Omaha (Nebraska), Davenport (Iowa), Oakland (California) dan Louisville (Kentucky). Kebanyakan dari mereka adalah orang Amerika keturunan Afrika.

Sebelumnya, di Oakland, seorang pria kulit hitam berusia 53 tahun, Dave Patrick Underwood, petugas Layanan Perlindungan Federal, ditembak mati dan seorang petugas lainnya terluka parah.

RelatedPosts

Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Sementara di Omaha, seorang pria kulit hitam berusia 22 tahun James Scurlock terbunuh, ketika ia dan sekelompok kaki tangannya memukuli seorang pria kulit putih. Pria itu berhasil melepaskan tembakan dan membunuhnya.

Laporan itu mengatakan ratusan orang terluka di seluruh AS, tetapi jumlah pasti mereka belum dihitung.

Protes massal dan kerusuhan berkobar di banyak negara bagian AS setelah kematian orang Afrika-Amerika George Floyd di Minneapolis, Minnesota. Polisi kulit putih menggunakan taktik lutut-ke-leher selama penahanannya pada 25 Mei. Floyd dicurigai menggunakan uang kertas palsu.

Pria itu meninggal di rumah sakit setempat tak lama setelah itu. Pada 26 Mei, empat polisi dipecat dan satu dari mereka ditahan dan didakwa melakukan pembunuhan yang tidak direncanakan.

Menurut AP, selama beberapa hari terakhir hampir 4.400 orang ditahan di AS dalam protes dan kerusuhan. Mereka dituduh menjarah, melanggar jam malam dan memblokir jalan. Jam malam diberlakukan di 40 kota AS, termasuk Washington DC, Los Angeles, dan New York. (ATN)

Tags: Amerika SerikatDemonstrasi Amerika SerikatGeorge Floyd
No Result
View All Result

Terbaru

  • Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia
  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.