• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bio Farma Siap Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jerman Uji Coba Vaksin Covid-19 ke Manusia dalam Jumlah Besar

Vaksin coronavirus (covid-19). Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bio Farma akan segera melakukan uji klinis vaksin covid-19 di Indonesia. Pengembangan vaksin oleh Bio Farma ini bekerja sama dengan perusahaan Sinovac dari China.

“Uji klinis ini penting karena kuncinya nanti vaksin yang dikembangkan di China bisa dikembangkan di Indonesia itu nanti kita akan mengeceknya diuji klinis bagi masyarakat Indonesia,” kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Bambang berharap satu jenis vaksin bisa digunakan ke seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam etnis. Perusahaan Kalbe Farma yang bekerja sama dengan Korea juga akan melakukan uji klinis di Indonesia.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

“Namun, kelemahan pendekatan ini adalah transfer teknologinya hanya di produksinya saja. Transfer teknologi di penemuan vaksin tidak bisa dilakukan,” kata Bambang.

Selain menerapkan strategi kerja sama dengan luar negeri, Indonesia berusaha menemukan vaksin sendiri. Pemerintah mengembangkan vaksin secara paralel dengan mendukung dan mendanai LBM Eijkman dalam menguji vaksin untuk covid-19 yang hanya menyebar di Indonesia.

“Pengembangan vaksin dilakukan secara paralel dalam pengertian kita tetap mengembangkan vaksin yang dari awal dikembangkan di Indonesia menggunakan platform yang namanya protein rekombinan,” jelasnya.

Saat ini, pengembangan vaksin dalam tahap mengidentifikasi protein yang nantinya diuji coba terhadap virus. Kelebihan dari metode ini adalah mengembangkan vaksin yang berbasis pada virus yang menyebar di Indonesia.

“Kalau kita bisa menemukan vaksin dari pendekatan ini, hampir pasti ini akan ampuh terhadap virus yang beredar di Indonesia,” tandas Bambang. (ATN)

Tags: PT Bio FarmaVaksin CoronaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.