• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Blackout, Asosiasi Public Relations Sebut Komunikasi PLN Buruk

by Redaksi Asiatoday
August 6, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Blackout, Asosiasi Public Relations Sebut Komunikasi PLN Buruk 1

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) Jojo S. Nugroho menilai PT PLN (Persero) sepertinya kurang menyadari bahwa kejadian padamnya jaringan listrik dan kesimpangsiuran informasi tersebut adalah krisis besar yang tidak berdiri sendiri. Dampaknya seperti bola salju ke pelayanan umum lainnya, seperti MRT, air minum PAM, provider telekomunikasi, dan lainnya. 

“Informasi berapa jam akan padam, dan ada  masalah apa sebenarnya masyarakat tidak terinformasikan dengan jelas. Alasannya karena trip, padahal orang awam nggak tau artinya. Coba dipakai bahasa lain, yaitu korsleting kan lebih paham,” kata Jojo yang juga Managing Director Imogen PR ini dalam pernyataan pers yang diterima Asiatoday.id, Selasa (6/8/2019). 

Pernyataan manajemen PLN baik mengenai alasan padamnya aliran listrik baik kepada masyarakat maupun kepada presiden dengan bahasa teknis yang berbelit-belit menunjukkan bahwa tim komunikasi PLN tidak siap dan tidak memiliki standar operating procedure (SOP) penangangan krisis komunikasi yang baik. 

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Jojo, apa yang harus dilakukan oleh PLN untuk mengatasi agar reputasinya kembali membaik saat ini adalah dengan memperlihatkan bahwa tim PLN memang bersungguh-sungguh bekerja untuk membuat pasokan listrik kembali normal dan memberikan updatenya secara berkala baik kepada media massa maupun media sosial. 

“Tidak perlu terlalu banyak janji, yang penting masyarakat tahu PLN bekerja untuk pemulihan listrik dan informasikan sejelasnya jika ada pemadaman bergilir lewat media massa dan akun medsos resmi PLN,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo usai mendengar penjelasan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani, langsung ngeloyor pergi. Presiden sepertinya marah lantaran penjelasan yang berbelit-belit. Belum lagi simpang siurnya informasi soal pemadaman listrik berkala membuat reputasi perusahaan listrik pelat merah ini makin buruk di mata masyarakat.

,’;\;\’\’
Tags: BlackoutPemadaman ListrikPLN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.