ASIATODAY.ID, JAKARTA – Usai menutup pabriknya pada Mei 2020 di Indonesia, Nissan Motor Co. eksis di Thailand.
Perusahaan bahkan membangun basis industri Asia Tenggara di negeri Gadjah putih. Perusahaan mengumumkan akan merekrut lebih dari 2.000 karyawan baru di Thailand.
Melalui bendera Nissan Motor Thailand Co., perusahaan asal Jepang itu akan memusatkan produksinya di Provinsi Samut Prakan, selatan Bangkok.
Hingga akhir Maret 2020, perusahaan tersebut telah mempekerjakan 4.171 karyawan sehingga perekrutan baru akan menambah tenaga kerja setidaknya hingga 50 persen.
Keputusan Nissan untuk memindahkan produksinya ke Thailand ini diambil setelah perusahaan otomotif ini melakukan restrukturisasi operasi global dan memangkas beban operasional 300 miliar yen (USD2,9 miliar) menyusul anjloknya penjualan.
Pemindahan produksi Nissan dari Indonesia ke Thailand sekaligus menunjukkan bahwa Thailand akan menjadi satu-satunya pusat produksi Nissan di Asia Tenggara.
“Kami akan menjalankan operasional yang sistematis dan keluar dari pasar lain sehingga memungkinkan kami untuk tetap fokus,” kata Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida, dilansir dari Bloomberg, Senin (26/10/2020).
Mitsubishi Motors Corp. yang juga mitra dari Nissan memiliki rekam jejak yang kuat di pasar Asia Tenggara. Kepemilikan Nissan di Mitsubishi mencapai 34 persen, setelah Nissan membeli sahamnya pada 2016. (ATN)
