• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Capaian SDG’s Jamsostek di Indonesia Jadi Rujukan di Asia Pasifik

by Redaksi Asiatoday
February 29, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Indonesia Peroleh Rp42,8 Triliun Danai Proyek SDGs

Rencana aksi SDGs Indonesia 2030. ist

ASIATODAY.ID, ADELAIDE – University of South Australia (UniSA) baru saja menggelar simposium Developing Sustainability Reporting and Partnership in the Indo-Pacific Region for Achieving the UN’s Sustainable Development Goals’ (UN SDG’s). Ajang itu berlangsung pada Jumat (28/2/2020), di Adelaide, Australia.

Sustainable Development Goals (SDG’s) atau disebut juga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia di PBB, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai anggota PBB pada 2030.

Simposium tersebut dihadiri oleh para akademisi, unsur pemerintah dan pelaku industri dari berbagai negara di Asia Pasifik dan Inggris.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Simposium berfokus pada pertukaran pengalaman dan menyebarluaskan hasil riset terbaru serta ide-ide terkait integrasi SDG’s ke dalam Pelaporan Keuangan Berkelanjutan bersama dengan para pelaku industri. Hal ini memberikan kesempatan bagi para akademisi untuk ikut serta dan berkomunikasi dengan pelaku industri untuk mencari solusi bagi kondisi bisnis dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Dekan Riset UniSA Business School Prof Andrew Beer berharap melalui pembahasan ini riset akademisi dapat diselaraskan dengan kondisi industri, maupun regulasi dan kebijakan pemerintah terkait SDG’s. Prof Andrew juga menekankan pentingnya komitmen penuh dan peran manajemen dalam implentasi SDG’s dalam sebuah organisasi.

Sementara itu, Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Evi Afiatin yang mewakili Indonesia sebagai pembicara di forum itu menyampaikan tentang peran lembaganya dalam mendorong tercapainya pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“BP Jamsostek sebagai badan hukum publik yang mengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, berperan untuk mempertahankan taraf hidup pekerja dan keluarganya apabila pekerja tersebut mengalami risiko kerja atau sosial. Peran ini telah dijalankan sejak lembaga ini didirikan dan sangat selaras dengan SDG’s,” kata Evi, sebagaimana keterangan tertulisnya, Sabtu (29/2/2020).

Evi menjelaskan, penyampaian implementasi SDG’s tersebut dalam bentuk Laporan Tahunan Terintegrasi (Integrated Report) baru dilaksanakan dua tahun belakangan ini.

“Kami berupaya untuk terus memperbaiki kualitas laporan kami dan mengintegrasikan pencapaian SDG’s ke dalam perencanaan strategi dan sasaran atau tujuan institusi. Terdapat lima SDG’s yaitu mencegah bertambahnya angka kemiskinan, mengupayakan kehidupan sehat dan sejahtera, mengupayakan kesempatan pendidikan yang berkualitas bagi pekerja dan anaknya, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan bertumbuhnya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, serta mewujudkan masyarakat yang adil, damai dan inklusif melalui penguatan kelembagaan yang menjadi prioritas BP Jamsostek untuk diintegrasikan kedalam strategi kami,” papar Evi.

Sebagai informasi, pada 2019, Evi diganjar penghargaan sebagai salah satu Asia’s Top Sustainability Superwomen yang digagas CSRWorks International karena perannya yang aktif terlibat dalam penyusunan Laporan Tahunan Terintegrasi yang berkelanjutan, dan aktif mengarahkan lembaganya dalam pencapaian SDG’s.

Laporan Tahunan Terintegrasi yang berkelanjutan juga merupakan bentuk transparansi BP Jamsostek kepada para stakeholder dan publik bahwa dalam pengelolaannya selalu mengedepankan prinsip-prinsip jaminan sosial, di antaranya nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas yang bertujuan untuk memberikan manfaat sebesar- besarnya bagi peserta.

“Kami terus menyempurnakan implementasi SDG’, sehingga menjadi bagian utama dalam kegiatan operasional dan pelaporannya dalam bentuk standar internasional Integrated Report. Kami harap usaha ini dapat menjadikan BP Jamsostek sebagai role model bagi organisasi publik maupun swasta di Indonesia dalam implementasi SDG’s,” tandas Evi. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asia PasifikJamsostekSDGs 2030Sustainable Development GoalsUN SDG'sUniversity of South Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.