• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China : Amerika Salahgunakan Kekuatan Militer

by Redaksi Asiatoday
January 6, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China : Amerika Salahgunakan Kekuatan Militer

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi. ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – China bereaksi atas tindakan Amerika Serikat yang mengakibatkan terbunuhnya Jenderal Iran, Qassem Soleimani.

China memandang Amerika Serikat telah menyalahgunakan kekuatan militer. Seharusnya, AS dapat menyelesaikan konflik dengan Iran melalui jalur dialog.

“Operasi militer AS yang berbahaya melanggar norma hubungan internasional dan akan memperburuk ketegangan di kawasan,” kata Menteri Luar Negeri China, Wang Yi kepada Menlu Iran Javad Zarif melansir AFP, Senin (06/01/2020).

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Menurut Wang Yi, negaranya menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional, terlebih militer. Dia mengatakan, tidak ada solusi dan jalan keluar yang baik jika suatu negara memilih jalan militer.

Pada Jumat lalu, AS menyerang Bandara Internasional Baghdad di Irak dan menewaskan seorang jenderal berkuasa Iran Qassem Soleimani. Kematian Soleimani membawa protes besar di Iran dan Irak.

Para pemimpin Iran bahkan bersumpah akan membalas kematian Soleimani dengan cepat dan keras. Mendapat ancaman ini, Presiden AS Donald Trump, yang memerintahkan pembunuhan Soleimani, membalas ancaman Iran.

Trump mengancam kembali akan menyerang 52 situs Iran, termasuk situs budaya mereka jika Teheran beraksi membalas AS. Pernyataannya dikecam banyak pihak termasuk DPR AS.

DPR AS merasa Trump tidak memberitahu mereka saat melakukan penyerangan. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatChinaIrakIranKonflik Iran-AmerikaWang Yi
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.