• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China : Amerika Salahgunakan Kekuatan Militer

by Redaksi Asiatoday
January 6, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China : Amerika Salahgunakan Kekuatan Militer

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi. ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – China bereaksi atas tindakan Amerika Serikat yang mengakibatkan terbunuhnya Jenderal Iran, Qassem Soleimani.

China memandang Amerika Serikat telah menyalahgunakan kekuatan militer. Seharusnya, AS dapat menyelesaikan konflik dengan Iran melalui jalur dialog.

“Operasi militer AS yang berbahaya melanggar norma hubungan internasional dan akan memperburuk ketegangan di kawasan,” kata Menteri Luar Negeri China, Wang Yi kepada Menlu Iran Javad Zarif melansir AFP, Senin (06/01/2020).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Menurut Wang Yi, negaranya menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional, terlebih militer. Dia mengatakan, tidak ada solusi dan jalan keluar yang baik jika suatu negara memilih jalan militer.

Pada Jumat lalu, AS menyerang Bandara Internasional Baghdad di Irak dan menewaskan seorang jenderal berkuasa Iran Qassem Soleimani. Kematian Soleimani membawa protes besar di Iran dan Irak.

Para pemimpin Iran bahkan bersumpah akan membalas kematian Soleimani dengan cepat dan keras. Mendapat ancaman ini, Presiden AS Donald Trump, yang memerintahkan pembunuhan Soleimani, membalas ancaman Iran.

Trump mengancam kembali akan menyerang 52 situs Iran, termasuk situs budaya mereka jika Teheran beraksi membalas AS. Pernyataannya dikecam banyak pihak termasuk DPR AS.

DPR AS merasa Trump tidak memberitahu mereka saat melakukan penyerangan. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatChinaIrakIranKonflik Iran-AmerikaWang Yi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.