• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China dan Uni Eropa Segera Capai Kesepakatan Politik dan Ekonomi

by Redaksi Asiatoday
December 30, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Uni Eropa Desak China Buka Akses Pasar dan Investasi Asing

Konferensi video yang mempertemukan Kanselir Jerman Angela Merkel, Ketua KTT Uni Eropa Charles Michel, Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden China Xi Jinping. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, BRUSSELS – China dan Uni Eropa (UE) akan segera mencapai kesepakatan pada pekan ini. Pejabat Eropa menyatakan, hasil tersebut akan memberi perusahaan UE akses yang lebih baik ke pasar China, Senin (28/12/2020).

“Pembicaraan akan segera selesai. Ini terlihat bagus. Hanya ada beberapa detail kecil yang tersisa yang perlu dituntaskan,” kata seorang pejabat UE yang mengetahui pembicaraan itu, dikutip dari Reuters, Rabu (30/12/2020).

Pembicaraan tentang kesepakatan investasi dimulai pada 2014, tetapi terhenti selama bertahun-tahun. Kondisi ini terjadi karena UE mengatakan China gagal memenuhi janji untuk mencabut pembatasan investasi meskipun berjanji untuk membuka ekonomi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Namun, ketegangan dalam hubungan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China telah membantu mengubah posisi Beijing. Kondisi ini, menurut pejabat UE, menghasilkan kesepakatan antara Beijing dan Brussel.

“Seperti keadaan sekarang, perjanjian politik antara UE dan China akan disegel pada Rabu,” ujar pejabat UE.

Pejabat lain yang dekat dengan pembicaraan tersebut mengatakan, berdasarkan kesepakatan itu China akan membuka sektor manufakturnya untuk perusahaan-perusahaan UE. Beijing pun akan menerima industri konstruksi, periklanan, transportasi udara, layanan maritim, telekomunikasi dan, sampai batas tertentu, komputasi awan.

“Kami mendapatkan akses pasar yang jauh lebih baik dan perlindungan investasi kami di China. Akses pasar yang lebih baik adalah sesuatu yang telah kami kerjakan selama bertahun-tahun, dan China telah membuat langkah besar menuju kami,” kata seorang pejabat senior UE.

Menurut pejabat itu, duta besar pemerintah UE di Brussel membahas perjanjian tersebut pada Senin (28/12). Hasil dari pertemuan itu memperlihatkan tidak ada negara anggota yang memiliki masalah besar atas keputusan tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, mengatakan pada Selasa (29/12), bahwa pembicaraan dengan UE telah membuat kemajuan besar. China berharap kesepakatan dapat membuahkan hasil lebih awal dari tanggal yang ditetapkan.

Negosiasi telah dilakukan oleh Komisi Eropa dengan tujuan untuk mendapatkan akses yang sama untuk perusahaan UE. Perjanjian investasi juga melarang transfer teknologi secara paksa oleh perusahaan UE yang didirikan di China.

Berdasarkan perjanjian tersebut, China juga akan berjanji untuk mengikuti aturan Organisasi Buruh Internasional tentang kerja paksa. China menginginkan akses ke pasar energi UE, tetapi mengingat kepekaan atas keamanan nasional, Komisi Eropa menawarkan Beijing akses hanya ke sebagian kecil dari sektor energi terbarukan. Keterbukaan ini dilakukan hanya atas dasar timbal balik. (ATN)

Tags: ChinaUni EropaUni Eropa-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.