• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China-Filipina Sepakati Eksplorasi Bersama Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
October 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Negara di ASEAN tak akan Pernah Akui Klaim China di Laut China Selatan

Pulau buatan China di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, MANILA – China dan Filipina mencapai kesepakatan mengenai eksplorasi bersama sumber daya minyak dan gas di Laut China Selatan. Demikian pernyataan disampaikan Kementerian Luar Negeri China, Jumat (16/10/2020) lalu.

Kesepakatan terjadi setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte, atas rekomendasi Departemen Energi, mencabut moratorium eksplorasi minyak dan gas di Laut Filipina Barat (Laut China Selatan yang diklaim Filipina) yang kaya sumber daya.

“China dan Filipina telah mencapai konsensus tentang eksplorasi bersama sumber daya minyak dan gas di Laut China Selatan, dan menyiapkan mekanisme konsultasi dan kerja sama yang relevan,” kata juru bicara Kemenlu China, Zhao Lijian, dilansir dari Philippines Star, Senin (19/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kami berharap kedua pihak akan bekerja sama untuk kemajuan baru dalam eksplorasi bersama,” imbuhnya.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr. melakukan perjalanan resmi pertamanya ke luar negeri sejak pandemi Covid-19. Ia melakukan perjalanan ke China dan melakukan bilateral dengan mitranya.

Dalam pernyataan Kemenlu Filipina pada 10 Oktober lalu, diungkapkan bahwa Locsin dan Menlu China Wang Yi membahas prioritas inisiatif kerja sama politik dan bilateral ekonomi’.

Menteri Energi Filipina, Alfonso Cusi mengeluarkan pemberitahuan ‘resume-to-work’ kepada kontraktor layanan di bidang kontak layanan (SC) 59, 72, dan 75 di Laut Filipina Barat.

“Pencabutan penangguhan menempatkan kontraktor jasa di bawah kewajiban hukum untuk memasukkan modal ke dalam wilayah kontrak dan mempekerjakan insinyur Filipina dan pekerja teknis untuk melanjutkan eksplorasi,” kata Cusi.

Ia menekankan pencabutan larangan akan menanamkan investasi asing langsung yang menyegarkan ekonomi. Usai pengumuman tersebut, saham pertambangan dan minyak di Filipina melonjak. (ATN)

Tags: Laut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.