• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 3, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Ingatkan Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan Bisa Memicu Bencana

by Redaksi Asiatoday
July 21, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Ingatkan Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan Bisa Memicu Bencana

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – China mengecam rencana kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi ke Taiwan.

China memperingatkan akan mengambil “langkah yang tegas” jika kunjungan itu terjadi.

Nancy Pelosi akan menjadi delegasi tingkat tertinggi dari Amerika Serikat ke Taiwan.

RelatedPosts

Indonesia Advances Landmark Financial Hub Bill to Attract Global Capital

PNG’s Economy Is Booming—So Why Are Millions Still Struggling to Find Jobs?

China–Indonesia Industrial Pact Surges to USD10.5 Billion Under “Twin Parks” Push

Pelosi, yang berada di urutan kedua suksesi kepresidenan di AS, dilaporkan telah menguraikan rencana untuk membawa delegasi ke Taipei pada Agustus, menurut Financial Times, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Kantor Pelosi menolak mengomentari rencana perjalanannya.

Pada Selasa (19/7/2022), Kementerian Luar Negeri China mengecam rencana kunjungan itu, dengan mengatakan hal itu akan “memiliki dampak negatif yang parah pada fondasi politik hubungan China-AS, dan mengirim sinyal yang sangat salah kepada pasukan separatis kemerdekaan Taiwan.”

“Jika AS bersikeras mengambil jalan yang salah, China pasti akan mengambil tindakan tegas dan tegas untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorialnya dengan tegas,” kata juru bicara kementerian Zhao Lijian dalam konferensi pers.

“Amerika Serikat harus bertanggung jawab penuh atas semua konsekuensi yang disebabkan oleh ini.”

Partai Komunis yang berkuasa di Beijing telah lama mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan telah berulang kali bersumpah untuk “menyatukan kembali” pulau berpenduduk 24 juta orang dengan daratan China, dengan kekerasan jika perlu.

Pelosi sebelumnya berencana untuk memimpin delegasi kongres AS ke Taiwan pada April, tetapi perjalanan itu ditunda setelah dia dinyatakan positif Covid-19. Pada saat itu, China sangat menentang perjalanan itu dan mengeluarkan peringatan serupa.

Jika terjadi, kunjungannya akan menjadi yang pertama oleh Ketua DPR yang masih menjabat sejak Partai Republik Newt Gingrich melakukan perjalanan ke Taiwan pada tahun 1997. (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Bets on Motorsport to Boost Sports Tourism
  • Indonesia Launches Ocean Calculator to Advance Blue Economy and Natural Capital Accounting
  • Indonesia Advances Landmark Financial Hub Bill to Attract Global Capital
  • Ceria Corp Strengthens Indonesia’s Nickel Downstream Strategy
  • PNG’s Economy Is Booming—So Why Are Millions Still Struggling to Find Jobs?
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.