• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Sambut Jerman untuk Perdalam Kerja Sama Ekonomi

by Redaksi Asiatoday
November 4, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Sambut Jerman untuk Perdalam Kerja Sama Ekonomi 1

Presiden China, Xi Jinping saat menyambut Kanselir Jerman Olaf Scholz di Beijing pada Jumat (4/11/2022). Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – China dan Jerman resmi memulai pembicaraan untuk memperdalam kerja sama ekonomi kedua negara.

Hal itu terungkap dalam pembicaraan Presiden China, Xi Jinping dan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Beijing pada Jumat (4/11/2022).

Scholz adalah pemimpin G7 pertama yang mengunjungi China sejak awal pandemi COVID-19, yang telah membuat kekuatan ekonomi nomor dua dunia itu menutup perbatasannya dan Xi sebagian besar menghindari diplomasi langsung.

RelatedPosts

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

Diterima oleh pemimpin China yang tersenyum di Aula Besar Rakyat Beijing, tak lama setelah tiba, Scholz mengatakan dia berharap untuk “lebih mengembangkan” kerja sama ekonomi – sambil menyinggung bidang ketidaksepakatan.

“Adalah baik bahwa kami dapat bertukar pikiran di sini tentang semua pertanyaan, termasuk pertanyaan-pertanyaan di mana kami memiliki perspektif yang berbeda – itulah gunanya pertukaran,” jelas Scholz, seperti disebagaimana dilaporkan AFP.

“Kami juga ingin berbicara tentang bagaimana kami dapat lebih mengembangkan kerja sama ekonomi kami pada topik lain: Perubahan iklim, ketahanan pangan, negara-negara berhutang,” lanjutnya.

Scholz juga akan bertemu Perdana Menteri China Li Keqiang dalam perjalanan satu hari, di mana ia didampingi oleh para eksekutif bisnis Jerman. Delegasi lebih dari 60 orang bertemu di landasan di Bandara Beijing oleh penjaga militer – serta petugas kesehatan dengan jas hazmat putih yang melakukan tes reaksi berantai polimerase (PCR) wajib di bus yang diubah menjadi laboratorium bergerak.

Tes PCR Scholz dilakukan di pesawatnya oleh seorang dokter Jerman yang dibawanya dan diawasi oleh pejabat kesehatan China, menurut pemerintah Jerman.

Pentingnya ekonomi China dipandang oleh beberapa pihak di Berlin sebagai lebih penting dari sebelumnya, karena Jerman meluncur menuju resesi, berjuang melawan krisis energi yang dipicu oleh perang Ukraina.

China adalah pasar utama barang-barang Jerman, mulai dari mesin hingga kendaraan yang dibuat oleh Volkswagen, BMW, dan Mercedes-Benz. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ChinaJermanKrisis Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.