• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Serang Balik Donald Trump Terkait WHO

by Redaksi Asiatoday
May 20, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Ingatkan Prancis Tak Jual Senjata ke Taiwan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian. Foto: Reuters

ASIATODAY.ID, BEIJING – China menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berusaha mencemarkan nama baik Beijing di tengah pandemi coronavirus (covid-19).

Pernyataan China merupakan respons atas ultimatum yang dilayangkan Trump kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Trump memberikan waktu 30 hari kepada WHO untuk melakukan “reformasi besar-besaran.” Jika tidak terwujud, maka Trump akan menghentikan pendanaan AS untuk WHO selamanya.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Dalam beberapa kesempatan, Trump telah menyalahkan China atas mewabahnya covid-19. Ia juga menuding WHO bias terhadap China dan berusaha membantu China dalam menutup-nutupi skala sebenarnya covid-19 di fase-fase awal.

Melansir Newsweek, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan kepada awak media dalam konferensi pers rutin pada Selasa 19 Mei 2020 bahwa Trump telah melakukan miskalkulasi situasi dengan mencoba menyalahkan Beijing.

Awalnya Trump sempat mengucapkan selamat kepada Presiden China, Xi Jinping atas penanganan covid-19 di kota Wuhan. Namun selang beberapa waktu, Trump berbalik menyalahkan China atas mewabahnya covid-19 di lebih dari 210 negara dan wilayah.

“Trump berusaha menyalahkan China untuk menghindari tanggung jawab atas penanganan wabah covid-19 di negaranya,” tutur Zhao.

Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins pada Rabu ini, AS masih menjadi negara dengan angka kasus tertinggi covid-19, yakni di atas 1,5 juta. Sementara angka kematian dan pasien sembuhnya masing-masing 90.369 dan 283.178.

Washington menuduh China berusaha menutup-nutupi fase awal covid-19 dengan membungkam beberapa pembocor rahasia (whistleblower) dan terlambat memperingatkan WHO.

Dalam sebuah tulisan di Twitter, Trump memperlihatkan sebuah surat yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Surat itu berisi kritik dan kecaman Trump kepada WHO, organisasi yang dinilainya kurang berbuat banyak dalam mencegah pandemi covid-19.

“WHO telah secara konsisten mengabaikan laporan-laporan kredibel mengenai penyebaran virus,” tulis Trump.

Ia juga menegaskan bahwa jika WHO tidak “melakukan perubahan-perubahan besar yang substantif,” maka dirinya akan membuat pembekuan dana AS saat ini menjadi permanen.

Tidak hanya itu, Trump juga mengaku akan mempertimbangkan kembali keanggotaan AS dalam WHO. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaChina VirusDonald TrumpWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.