• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Siap Percepat Pembahasan dengan ASEAN Soal Code of Conduct LCS

by Redaksi Asiatoday
April 2, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Siap Percepat Pembahasan dengan ASEAN Soal Code of Conduct LCS

Pertemuan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim dengan Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang di Beijing. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang mengatakan bahwa Beijing siap bekerja sama dengan Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk mempercepat konsultasi kode etik (Code of Conduct) Laut China Selatan (LCS).

Li mengatakan Beijing siap berkolaborasi untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas wilayah tersebut. Hal tersebut disampaikan saat melakukan pertemuan dengan PM baru Malaysia Anwar Ibrahim.

“Asia adalah rumah kita bersama dan kerja sama yang saling menguntungkan adalah satu-satunya pilihan yang tepat,” ujar Li, dikutip Minggu (2/4/2023).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

China Siap Percepat Pembahasan dengan ASEAN Soal Code of Conduct LCS 1
Pertemuan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim dengan Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang di Beijing. Ist

China dan ASEAN telah bekerja selama hampir 20 tahun untuk membuat kode etik yang mencakup wilayah perairan yang disengketakan. China mengklaim hak atas lebih dari 80 persen Laut China Selatan berdasarkan peta tahun 1947 yang menunjukkan tanda-tanda samar-samar yang kemudian dikenal sebagai sembilan garis putus-putus.

Ketegangan telah meningkat di antara perusahaan Asia ini dengan negara-negara lain yang mengklaim wilayah tersebut, meliputi Filipina, Malaysia, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Brunei.

Seiring dengan pembangunan terumbu karang, pulau-pulau, dan daratan yang disengketakan, serta memiliterisasi wilayah-wilayah tersebut dengan pelabuhan, landasan pacu, dan infrastruktur lainnya.

Bulan lalu, China membalas Amerika Serikat (AS) karena memperluas akses militer di Filipina, dengan mengatakan bahwa Washington berusaha untuk mengepung dan mengurung Filipina.

Li juga menyampaikan China siap bekerja sama dengan Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk secara aktif memajukan negosiasi tentang Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China. Serta untuk bersama-sama mengimplementasikan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional dan mempromosikan pembangunan komunitas ekonomi Asia Timur.

Dalam kesempatan yang sama, Anwar mengatakan Li dan Presiden Xi Jinping telah sepakat untuk meningkatkan hubungan dagang dengan Malaysia di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan, termasuk mempercepat proyek Jalur Kereta Api Pantai Timur. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.