• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Covid-19 di Negara Arab Diprediksi Berakhir September 2020

by Redaksi Asiatoday
May 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lockdown Arab Saudi Dilonggarkan, Ekonomi Mulai Menggeliat

Kota Riyadh, Arab Saudi. Ist

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Sebuah proyek penelitian yang dilakukan Universitas Teknologi dan Desain Singapura memperkirakan pandemi coronavirus (Covid-19) di Arab Saudi akan berakhir pada 10 November 2020.

Penelitian yang menggunakan estimasi berbasis data ini juga memperkirakan “tanggal akhir” pandemi di negara-negara tertentu, termasuk Uni Emirat Arab dan Qatar.

Melansir Al-Arabiya, Senin (11/5/2020), studi menggunakan model SIR, yaitu Susceptible (rentan), Infected (terinfeksi), dan Recovered (pulih), yang menggambarkan penyebaran penyakit menular dan data kasus Covid-19 pada 7 Mei.

RelatedPosts

IMF Warns Global Economy Faces Fresh Stress Test as Middle East Conflict Fuels Energy Shock

Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount

Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia

Model SIR menggunakan tiga persamaan diferensial untuk menggambarkan aliran dinamis orang di antara tiga kategori: S untuk jumlah orang yang rentan terhadap infeksi, I untuk jumlah orang yang menular, dan R untuk jumlah orang yang dipindahkan (baik pulih atau meninggal) dalam populasi.

Model SIR menggabungkan dua parameter utama, yakni beta dan gamma. Gamma adalah jumlah hari seseorang menular dan merupakan properti virus.

Sedangkan Beta adalah jumlah rata-rata orang yang terinfeksi karena bersentuhan dengan orang yang sebelumnya terinfeksi dan terkait, tidak hanya dengan pola interaksi orang dalam suatu masyarakat, tetapi juga sifat proses infeksi dari virus.

Model ini menunjukkan kurva berbentuk lonceng dimana ujung paling kiri dari ekor kurva mewakili kasus pertama yang dikonfirmasi di suatu negara, dan ujung paling kanan dari ekor kurva mewakili kasus infeksi terakhir yang diprediksi.

Titik belok atau puncak dalam kurva bentuk lonceng mewakili jumlah kasus tertinggi setelah tingkat infeksi mulai melambat, dan area di bawah seluruh kurva yang mewakili jumlah total orang yang diperkirakan akan tertular virus.

Penelitian ini memperkirakan bahwa “tanggal akhir” Covid-19 di UEA pada 3 September 2020, Arab Saudi pada 10 September 2020, dan Qatar pada 14 September 2020.

Makalah penelitian menekankan bahwa prediksi tersebut tidak pasti dan dapat berubah tergantung pada perkembangan dunia nyata, seperti kebijakan pemerintah, protokol pengujian, dan perilaku manusia. (ATN)

Tags: Arab SaudiCOVID-19QatarUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • IMF Warns Global Economy Faces Fresh Stress Test as Middle East Conflict Fuels Energy Shock
  • Sri Lanka Secures US$57.4 Million to Expand Rooftop Solar and Modernize Power Grid
  • Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount
  • Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal
  • Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.